Jagung Manis Hatta Rahman Belum Bisa Dibagi ke Petani

MAROS, MM – Jagung varietas baru yang ditemukan peneliti Balai Penelitian Tanaman Serealia (Balitsereal) Maros ternyata masih butuh waktu untuk penyempurnaan. Varietas bernama Pumhar (Pulut Manis Hatta Rahman) itu masih harus melewati uji lanjutan pembenaran.

Kepala Seksi Jasa Penelitian Balitsereal Maros, Rahmi menuturkan, tahapan tersebut kemungkinan bakal berlangsung satu tahun. Jadi total, butuh enam tahun untuk membuat bibit jagung tersebut siap dibagikan ke petani.

Read More

“Memang harus dilakukan uji lanjutan pembenaran dahulu baru bisa dikomersialkan,” jelasnya.

Seremoni penyerahan bibit Pumhar sudah dilakukan pekan lalu di Lapangan Pallantikang, Maros. Bupati Maros, M Hatta Rahman usai menerima sertifikat bibit langsung memperkenalkan jagung pulut tersebut.

Hatta mengaku senang karena Pumhar ini benar-benar khas Maros. Karena diteliti lama, hasilnya pun bisa lebih baik. Rasanya dijamin manis, tidak seperti kebanyakan jagung pulut lainnya. Tongkol jagung Pumhar juga diklaim lebih besar.

“Kita optimistis Pumhar ini nanti dapat dikomersialkan. Bukan hanya di Maros tetapi juga daerah lain,” ucapnya. (kar)

Penulis : | Editor :

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.