DPP yang Menentukan, Tiga Figur Ini Yakin Kendarai Golkar

MAROS, MM – Sejumlah kandidat bupati Maros masih berburu rekomendasi Golkar. Partai berlambang beringin ini dianggap masih sangat membuka peluang kepada mereka.

Salah satunya Wawan Mattaliu. Mantan wakil ketua banggar DPRD Sulsel ini mengaku masih optimis bisa memegang rekomendasi Golkar. DPP yang menentukan.

Read More

“Persoalan partai sih masih terbuka lebar. Golkar masih sangat terbuka ruangnya,” ungkapnya saat ditemui di Rumah Perjuangan Laskar Orang Biasa (Lorsa), Selasa malam, 25 Februari 2020.

Sehingga, lanjut Wawan, pihaknya juga tengah fokus pada proses sosialisasi yang menjadi alat ukur bagi instrumen partai. “Sebagai pembacaan partai bahwa teman-teman di Laskar Orang Biasa ini serius tawwa,” imbuhnya.

Sebelumnya, Wawan sudah yakin bakal mendapat rekomendasi Partai Hanura. Selain itu, dia pun mengaku masih membangun komunikasi bersama Partai Demokrat, PPP, dan Gerindra.

“Seluruh proses kami ikuti. Komunikasi lintas partai masih berlangsung sambil teman-teman menurunkan alat peraga,” tukasnya.

Sementara itu bakal calon bupati Maros lainnya, Tajerimin mengatakan, tahapan rekomendasi di Golkar masih sementara berjalan. “Selalu kita bangun komunikasi. Kita menunggu saja,” ungkapnya.

Namun, selain Golkar, ia juga menargetkan rekomendasi PKB dan PPP. “Pasangan kita kan dari PKB, Pak Havid Pasha,” imbuh Tajerimin.

Terpisah, Dr Lukman Waris, mengatakan, dari awal dirinya sudah berkomitmen kepada Golkar. Kandidat yang berpasangan dengan Sahiruddin ini juga masih optimis bisa mendapat rekomendasi.

“Semua kandidat yang maju itu adalah patriot. Tidak ada kata menyerah. Belum ada rekomemdasi yang dikeluarkan (Golkar),” tegas dia.

Apalagi, menurut Lukman, Golkar itu partai modern yang membuka peluang bagi siapa saja untuk diusung. Tak terkecuali non-kader.

Khusus di Pilkada Maros, memang baru dua partai yang telah mengeluarkan surat tugas kepada kandidat. Keduanya, yakni PAN untuk pasangan Chaidir Syam-Suhartina Bohari dan Partai Nasdem untuk pasangan Andi Harmil Mattotorang-Andi Ilham Nadjamuddin.

Pada dasarnya, seluruh kandidat masih berjuang untuk mencukupkan tujuh kursi sebagai syarat maju dalam pilkada Maros. Memang hanya Golkar yang bisa mengusung langsung tanpa berkoalisi. (abr)

Berikut jumlah kursi masing-masing partai di DPRD Kabupaten Maros:

1. PKB: 4 kursi
2. Gerindra: 3 kursi
3. Golkar: 7 kursi
4. Nasdem: 5 kursi
5. PKS: 2 kursi
6. PPP: 2 kursi
7. PAN: 6 kursi
8. Hanura: 4 kursi
9. PBB: 1 kursi
10. Demokrat: 1 kursi

Penulis : | Editor :

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.