Maros Disarankan PSBB, Dandim: Perangkatnya Siap Tidak?

MAROS, MM – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) memang butuh persiapan matang. Kesiapan perangkat yang sangat penting.

Komandan Kodim (Dandim) 1422/Maros, Letkol Inf Farid Yudho, menuturkan, seandainya PSBB diberlakukan di Maros, seluruh komponen harus berjalan semaksimal mungkin. Salah satu yang dipikirkan soal bagaimana kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi.

Read More

“Tidak hanya semata-mata merumahkan warga. Dukungannya bagimana? Kemudian, sinergitas untuk memutus rantai penularan Covid-19 bagaimana?,” kata Farid, Selasa, 12 April 2020.

Menurutnya, bupati dan perangkat forkopimda saat ini sedang menyusun bagaimana penerapan PSBB yang tepat di Kabupaten Maros. Memang, kata dia, masih ada beberapa tantangan. Salah satunya, Maros merupakan akses penting menuju dan keluar Makassar.

“Sehingga, jangan sampai kita berbuat antiklimaks mengusulkan PSBB, tapi tidak siap untuk perangkatnya,” imbuh Farid.

Kata dia, pertimbangan ini sedang disusun tim gugus tugas. Harapannya, tidak berjalan jauh dengan penerapan di Makassar sehingga hasilnya pun maksimal.

“Jangan sampai, nanti Makassar sudah bersih, kita masih baru mulai. Jadi, berpindah lagi ke sebelah,” ujarnya.

Pihak Kodim sendiri sudah menyosialisasikan secara internal jika PSBB diterapkan. Personel yang disiapkan sekitar 250 orang untuk mendukung pelaksanaannya.

“Ada 103 babinsa di desa dan kelurahan. Harapannya, babinsa dan babinkamtibmas bekerja sama dengan seluruh stakeholder yang ada bisa membijaksanai penererapan PSBB ini siap,” kata Farid.

Tugas-tugas babinsa pun sudah disiapkan bila PSBB diterapkan. Mulai dari turut mengisolir wilayah agar PSBB maksimal hingga bekerja sama dengan tenaga medis.

“Seandainya ada laporan selama PSBB, harus segera ditangani. Tidak bisa kita berdiam diri dengan keluhan warga di rumah. Harus ada perangkat siap. Ini tugasnya babinsa mendampingi,” imbaunya. (abr)

Penulis : | Editor :

Related posts