Tersedia Rp1 Miliar untuk Pekerja Dirumahkan di Maros

MAROS, MM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros tengah mengkaji pembayaran kompensasi pekerja yang terdampak Covid-19. Total anggaran yang tersedia senilai Rp1 miliar.

Mereka terdiri atas pekerja formal sekitar 200 orang dan informal sekitar 1.800 orang. Data tersebut diperbarui Senin, 20 April.

Read More

“Kita lagi cari mekanisme pembayarannya. Kita rencanakan lewat bansos yang memang sudah dianggarkan Rp1 miliar,” ujar Andi Davied Syamsuddin, Sekretaris Kabupaten Maros.

Dia mengatakan, sebagaimana yang telah disampaikan bupati, rencana kompensasinnya Rp500 ribu per pekerja. “Kalau sekitar 2.000 orang, itu kan sudah cukup Rp1 miliar,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnakertrans) Maros, Amiruddin, menyebutkan, para pekerja yang terdata tersebut berstatus dirumahkan. Tidak ada yang mendapat PHK.

Sebelumnya, ia juga menegaskan kepada perusahaan yang bercena merumahkan atau melakukan PHK kepada karyawan agar berunding dahulu. Jangan mengambil keputusan sepihak.

“Kedua belah pihak akan dimediasi disnakertrans,” ujarnya. (abr)

Penulis : | Editor :

Related posts