Cerita Pilu dari Bandara; Tiket “Hangus”, Uang Tak Dikembalikan

MAROS, MM – Masalah penumpang bermunculan di hari pertama penutupan penerbangan komersial, Jumat 24 April 2020. Mereka dirugikan karena tak ada pemberitahuan.

Nuraika, misalnya. Penumpang asal Jeneponto ini ketinggalan pesawat tujuan Balikpapan. Tetapi bukan karena terlambat, melainkan jadwal penerbangan yang memang dimajukan.

Read More

“Kami punya tiket berangkat jam 03.00 sore. Tetapi katanya sudah berangkat jam 11.00 tadi. Baru tidak ada pemberitahuan,” katanya.

Ia pun telah mengadukan masalahnya ke loket tiket. Tetapi malah diminta menanyakan masalahnya ke travel tempat pemesanannya. “Saya kan beli tiket di Jeneponto. Disuruh kembali,” kata Nuraika.

Lain lagi Saipullah. Penerbangannya ke Surabaya memang dijadwalkan besok, Sabtu, 25 April 2020. Namun, karena sudah tidak memungkinkan lagi, ia meminta refund.

“Tidak bisa. Saya cuma dikasih seperti ini. Nanti katanya bisa dipakai kalau sudah bisa berangkat,” katanya sembari memperlihatkan kertas pengganti tiket.

Sementara itu, berdasarkan pantauan MataMaros.com, aktivitas penumpang masih terlihat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin usai penutupan penerbangan komersial diumumkan. Tampak terdapat antrean pada pemeriksaan boarding pass. Masih ada yang bisa berangkat.

General Manager Angkasa Pura I, Wahyudi, mengatakan, penutupan penerbangan komersial memang diundur hingga pukul 23.59 Wita. Sebelumnya, direncanakan pukul 10.00 Wita.

Sedangkain terkait persoalan yang dialami penumpang, ia tak bisa memberikan banyak komentar. Menururnya itu, merupakan kewenangan tiap maskapai. “Kami tidak bisa ikut campur,” katanya. (abr)

Penulis : | Editor :

Related posts