Tidak Tarawih, Masjid Agung dan Al-Markaz Tetap Hidupkan Salat 5 Waktu

MAROS, MM – Amaliah Ramadan yang biasanya digelar di Masjid Agung dan Al-Markaz betul-betul ditiadakan sementara. Jemaah hanya bertemu saat salat lima waktu saja.

Pengurus Masjid Agung Maros, Hayang, mengatakan, tak ada tarawih dan buka puasa bersama. “Habis salat isya, jemaah langsung pulang ke rumah masing-masing,” ungkapnya, Sabtu, 25 April 2020.

Read More

Dia membeberkan, sebenarnya masih banyak jemaah yang menginginkan salat tarawih digelar. Namun, pengurus tak ingin mengambil risiko.

“Katanya, biar jam 9 malam dimulai. Saya bilang waduh, jangan. Kita tidak bisa membandel,” ujar Hayang cengar-cengir.

Namun, dia tetap bersyukur lantaran jemaah salat lima waktu tetap normal. “Jemaah masih datang. Bahkan masih dapat tiga saf,” sebutnya.

Begitu pun di Masjid Al-Markaz. Jemaah hanya bertemu saat salat lima waktu. “Jangankan tarawih, buka puasa bersama saja tidak,” ungkap M Thamrin Ramli, Ketua Pengurus Masjid Al Markaz.

Sama dengan Masjid Agung, cukup salat lima waktu saja yang digelar berjemaah. “Semata-mata dilakukan supaya masjid tidak terlihat mati,” tutur Thamrin.

Itu pun, kata dia, jumaah jemaah sudah menurun drastis. “Kalau salat zuhur itu biasanya sampai 3-4 saf. Ini kadang tidak cukup satu saf,” ungkapnya. (abr)

Penulis : | Editor :

Related posts