Bayi 2 Bulan Meninggal Pneumonia, Dimakamkan di Gowa karena Terdata PDP

MAROS, MM – Satu Pasien dalam Pengawasan (PDP) di Maros dilaporkan meninggal dunia, Minggu, 26 April 2020. Alamat pasien terdata di Jl Pattene, Dusun Tala-tala, Desa Nisombalia, Kecamatan Marusu.

“Meninggal PDP satu orang. Bayi perempuan 2 bulan,” jelas dr Syarifuddin, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maros.

Read More

Bayi tersebut meninggal dunia di RSUP Wahidin Sudirohusodo. “Kita lagi telusuri ini karena meninggalnya di Makassar. Bahkan kabarnya, sudah meninggal tanggal 16 (April) lalu. Kita lagi pastikan,” kata dr Syarif.

Menurut informasi yang diterimanya, bayi menderita pneumonia. “Karena sekarang Covid-19, maka dimasukkan ke dalam daftar PDP. Kita juga lagi telusuri riwayat kontaknya,” imbuh dr Syarif.

Sementara itu, Kepala Desa Nisombalia, Sulkarnain, menjelaskan, bayi tersebut dilahirkan di RSUD Salewangang. Lahir dalam kondisi prematur. Seminggu dirawat, ia lalu dirujuk ke RSUP Wahidin Sudirohusodo.

“Kemudian, tiga minggu di Wahidin, sudah agak baik, dibawa ke rumah neneknya di sini. Sebenarnya itu kan warga Bantimurung. Cuma neneknya di Nisombalia,” jelas Sulkarnain.

Satu bulan di rumah neneknya, lanjut Sulkarnain, kesehatannya kurang baik. Karenanya, dibawa kembali ke RSUP Wahidin Sudirohusodo, 16 April lalu.

“Di sana (Wahidin) meninggal, divonis corona. Tetapi kemarin sudah ada hasilnya, negatif. Orang tuanya juga tak ada indikasi,” sebutnya.

Namun, lantaran statusnya PDP, bayi tersebut pun dimakamkan berdasarkan protap pemakaman Covid-19 di Samata, Gowa.

Syarif pun menjelaskan kembali, laporan yang masuk di tim gugus provinsi, pasien beralamat di Dusun Tala-tala, Desa Nisombalia, Kecamatan Marusu. Namun, dia mengakui, data tersebut dipersoalkan.

“Bahkan bayinya dikonfirmasi laki-laki. Bukan perempuan. Tetapi kita tidak bisa serta merta mengubah karena data itu yang masuk dari provinsi,” kata dia.

Kini, PDP yang meninggal dunia di Maros berjumlah tiga orang dari total 16 PDP. Sementara itu, tim gugus juga memperbarui data ODP yang kini berjumlah 167 orang dan positif Covid-19 26 orang.

Namun, di antara yang positif, 10 orang sudah dinyatakan sembuh. Sedangkan, 12 lainnya tengah menjalani isolasi mandiri, 3 masih dirawat, dan 1 meninggal dunia. (abr)

Penulis : | Editor :

Related posts