Setelah Balitbanda, Seluruh Pegawai Disnakertrans Juga Harus Isolasi Mandiri

MAROS, MM – Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Maros tutup mulai hari ini, Senin, 27 April 2020. Salah satu pegawainya diduga positif Covid-19.

Kepala Disnakertrans Maros, Amiruddin, pun langsung mengambil kebijakan untuk menghentikan aktivitas di kantor sementara waktu. Sembari menunggu kepastian hasil pemeriksaan salah satu pegawainya tersebut.

Read More

Adapun jumlah pegawai Disnakertrans sekitar 43 orang. Sementara, pegawai yang diduga positif Covid-19 merupakan pegawai laki-laki berumur 54 tahun.

“Untuk sementara diisolasi dulu. Ada anggotaku yang diduga (Covid-19),” ungkapnya, Senin, 27 April 2020.

Dia mengungkapkan, pegawai tersebut bertugas di layanan front desk. Diduga positif Covid-19 usai kontak dengan salah satu warga yang positif saat memberikan pelayanan Kartu Prakerja.

“Setelah ada informasi positif dari warga itu, anggotaku langsung pergi rapid test, hasilnya positif. Sekarang sudah di-swab,” lanjut Amiruddin.

Kini, pihaknya sedang menunggu hasilnya yang diperkirakan akan keluar pekan depan. “Tetapi kemungkinan besar negatif karena istrinya saja, hasil rapid test-nya negatif,” ungkap Amiruddin.

Sebelumnya, seluruh pegawai Balitbanda Maros juga telah melakukan isolasi mandiri, Kamis, 9 April lalu. Kebijakan ini diambil setelah salah satu seorang warga positif Covid-19.

Warga tersebut diketahui memiliki hubungan keluarga dengan salah satu ASN yang sering berkunjung ke Kantor Balitbanda. Sebanyak 30 pegawai pun terpaksa diliburkan. (abr)

Penulis : | Editor :

Related posts