Hasil Rapid Test Covid-19, 10 Pegawai Pemkab Maros Positif

MAROS, MM – Rapid test atau pemeriksaan cepat Covid-19 digelar untuk pegawai lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros, Selasa, 28 April 2020. Setidaknya ada 432 orang yang menjalani tes sepanjang hari ini.

Hasilnya sampai berita ini diturunkan, pukul 13.44 Wita, 10 orang dinyatakan positif mengarah ke reaktif. Namun belum tentu Covid-19.

Read More

“Kita akan lanjutkan lagi ke swab test. Supaya penyebarannya tidak terjadi lagi di kantor-kantor,” ungkap Hatta Rahman, bupati Maros.

Mereka yang hasilnya positif diminta untuk pulang dahulu. Tidak bergabung dengan pegawai kantornya.

“Isolasi dulu, menunggu tes swab,” imbuh Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maros itu.

Hatta menyebut rapid test bagi pegawai sudah lama direncanakan. Namun, terkendala di ketersediaan alat.

“Alatnya baru datang dalam jumlah banyak,” kata Hatta usai pemeriksaan rapid test di Lapangan Pallantikang Kantor Bupati Maros.

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas, dr Syarifuddin, menyebutkan, total pegawai yang mengikuti tes 432 orang. “Sepuluh positif. Kita akan bawa ke puskesmas dan swab. Seharusnya yang positif ini isolasi mandiri dulu,” katanya.

Rapid test pegawai Pemkab Maros memang terbilang lambat. Interval waktu dari ditemukannya kasus pertama positif Covid-19 di Maros, pas satu bulan.

Padahal sebelumnya juga sudah ditengarai ada pegawai Pemkab yang terinfeksi. Beberapa kantor sudah diliburkan.

Selain rapid test, sejumlah pihak mendorong Pemkab atau Gugus Tugas melakukan swab test secara massal. Lab milik Balai Besar Veteriner (BBVet) di Maros sempat mengemuka untuk digunakan. Jika pun tidak, fasilitas swab sudah ada beberapa di Makassar. Pemkab Soppeng bahkan mengadakan khusus lab dari APBD-nya. (abr)

Penulis : | Editor :

Related posts