Laba Kecil, PDAM Maros Tak Gratiskan Tagihan Air

MAROS, MM – Perumda Air Minum atau lazim disebut PDAM Tirta Bantimurung Maros belum punya opsi menggratiskan tagihan untuk pelanggan rumah tangga. Baru tagihan air masjid yang dibebaskan.

Direktur Perumda Air Minum Tirta Bantimurung Maros, Muh Shalahuddin, menyebutkan, tercatat sekitar 200 masjid yang akan digratiskan. “Pemakaian di April, pembayaran di Mei,” tuturnya, Senin, 4 Mei 2020.

Read More

Kebijakan ini diambil lantaran masjid dianggap banyak yang tutup, sehingga celengan tak berjalan. “Jadi, dianggaplah kurang pemasukan,” kata Shalahuddin.

Sementara, untuk pelanggan rumahan, belum ada perencanaan. Ia mengakui bahwa memang daerah lain, seperti Luwu Timur dan Makassar sudah menggratiskan. Khususnya pelanggan kategori rumah tangga A atau berpenghasilan paling bawah.

Namun, menurutnya, itu belum bisa diberlakukan di Maros. Alasannya, jika tagihan pelanggan digratiskan, maka pendapatan yang hilang hingga Rp360 juta per bulan.

“Keuntungan kita masih kecil, cuma Rp400 juta per tahun tahun lalu. Secara mandiri, kita belum mampu menggratiskan pelanggan. Kecuali kalau ada subsidi dari pmerintah,” aku Shalahuddin.

Ketua Forum Pelanggan PDAM Maros, Lory Hendrajaya, berharap, tetap ada penggratisan atau diskon yang diberikan kepada pelanggan. Paling tidak kepada pelanggan rumah tangga A.

“Ini harapan kami dan semoga bisa diapesiasi oleh pihak PDAM. Tetapi ini kembali ke perhitungan teknis PDAM karena mungkin saja terkendala pada biaya produksi yang tinggi,” katanya. (fik)

Penulis : | Editor :

Related posts