Pengembang BSS Konversi 1 Unit Rumah Jadi 1.000 Paket Sembako

MAROS, MM – Sebanyak 1.000 paket sembako PT Sanusi Karsa Tama (Sakatama) tuntas dibagi-bagikan. Adapun daerah yang menjadi sasaran, yakni Maros, Makassar, hingga Bone.

Owner Sakatama, Abdul Salam, membeberkan, pembagian sembako ini sebenarnya merupakan pengganti infak rumah yang tiap tahun dilakukan Sakatama. Bahkan tahun lalu, dua unit. Tahun ini ditiadakan lantaran adanya wabah.

Read More

“Kita alihkan nilai satu unit rumah ke sembako. Semoga bisa meringankan beban masyarakat dan juga ikut membantu pemerintah,” tutur Salam, Jumat, 8 Mei 2020.

Perencanaan awal, bantuan tersebut bakal disalurkan selama empat pekan. Namun, Salam memilih mempercepat. Lebaran sudah dekat.

Jumat lalu, 1 Mei 2020, Sakatama berbagi 250 paket sembako kepada warga yang bermukim di empat perumahannya. Keempatnya, yakni Bumi Salam Sejahtera (BSS) Bukit Indah Kapuk, BSS Land Mandai, BSS 1, dan BSS 2. Semuanya di Kabupaten Maros.

Lalu dilanjutkan ke dua kecamatan di Kota Makassar, yakni Biringkanaya dan Tallo, Senin, 4 Mei 2020.

Biringkanaya adalah wilayah kantor pusat Sakatama. Sedangkan Tallo dianggap merupakan kawasan padat penduduk. Adapun dua kelurahan yang dipilih, yakni Baraya dan Bunga Eja Beru. Total sembako yang disalurkan juga 250 paket.

Ia menyebutkan, khusus hari ini, penyaluran sembako sekaligus 500 paket. Wilayah penyalurannya di Maros dan Bone.

Khusus di Maros, targetnya ke tiga desa, yakni Moncongloe Bulu, Kurusumange, dan Purna Karya yang notabenenya merupakan lokasi pemukiman perumahan Sakatama. Namun, kali ini dibagikan kepada warga di luar perumahan.

“Untuk pendataannya, kami serahkan ke kepala desa,” kata Salam.

Sementara di Bone, ada dua kecamatan yang disasar, yakni Lappariaja dan Bengo. “Di sana adalah daerah kelahiran saya. Kami minta bantuan ke mertua dan adik-adik saya untuk mendata di warga di sana,” ungkapnya. (kar)

Penulis : | Editor :

Related posts