Disnakertrans: Pekerja Dirumahkan Tetap Dapat THR

MAROS, MM – Pelaku usaha mulai diingatkan untuk tetap membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada pekerjanya. Sekalipun mereka dirumahkan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Maros, Amiruddin, menegaskan, pembayaran THR tetap diwajibkan di tengah pandemi. Hal tersebut mengacu pada Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan dan Gubernur Sulsel.

Read More

“Walaupun mereka dirumahkan tetap dibayarkan THR-nya. Bahkan kemarin sudah ada yang melapor, seperti Japfa sudah membayarkan THR-nya,” ungkap Amiruddin, Selasa, 12 Mei 2020.

Posko aduan tahun ini pun kembali akan dibuka. Bagi pekerja yang tak mendapatkan haknya bisa memberi laporan ke Kantor Disnakertrans yang berlokasi di Kompleks Kantor Bupati Maros.

“Kan paling lambat tujuh hari sebelum lebaran dibayarkan. Setelah itu, pekerja sudah bisa melaporkan,” kata Amiruddin.

Ketua DPC Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Maros, Muhammad Ridwan, mengungkapkan, memang terkadang masih ada pekerja yang tak berani melapor. Persoalannya pun tak bisa ditindak.

“Jangan takut untuk melapor. Ada dua opsi, kalau bukan Disnaker ke teman-teman serikat,” katanya.

Ia juga menegaskan, pembayaran THR tetap wajib. Hanya saja, di tengah pandemi ini, pemerintah memberikan beberapa opsi pembayaran. “Apakah mencicil, menunda, atau dibayar full,” imbuh Iwan, sapaan karibnya. (abr)

Penulis : | Editor :

Related posts