Sekolah Karakter Pertama di Maros

MAROS – Sekolah berbasis karakter rupanya ada di Kabupaten Maros. Itu berarti sekarang warga Maros tak perlu jauh-jauh ke Makassar atau ke Pulau Jawa mencari sekolah berbasis karakter untuk pendidikan anaknya.

Sekolah yang lokasinya berada di Kelurahan Bontoa, Kecamatan Mandai, itu menempati bekas gedung diklat ATKP. Sekolah ini menarik perhatian masyarakat karena menawarkan program khusus, pembangunan karakter bagi peserta didiknya.

Read More

Menurut ketua yayasan, Indra Wijaya, Sekolah Dasar Islam Terpadu Granada Auladi didirikan karena melihat maraknya sekolah dengan brand sekolah Islam yang berdiri di Maros. Tetapi dinilai belum ada sekolah yang secara khusus konsentrasi pada pembangunan karater peserta didiknya.

 

“Kami dirikan sekolah ini sebagai upaya memulai pendidikan karakter sejak dini. Apalagi saat ini sangat diperlukan,” ucapnya, Minggu, 17 Mei 2020, di Maros.

Indra menambahkan, SDIT Granada Auladi secara khusus diniatkan sebagai sekolah yang fokus pembangunan karakter untuk peserta didik. Ia mengenang awal mula menginisiasi bersama teman-temannya.

Sekolah itu berawal dari diskusi beberapa teman yang sudah berpengalaman sebagai konsultan pendidikan di Sulawesi Selatan. Rata-rata pendirinya mendedikasikan diri mengembangkan beberapa sekolah milik yayasan atau institusi orang lain.

Nah dari diskusi itu kemudian muncul ide bagaimana mengembangkan sekolah sendiri untuk mewujudkan mimpi sesuai passion yang mereka jalani selama ini.

“Selama ini kami membantu mendirikan sekolah milik orang lain hingga berkembang pesat, tetapi saat ini kami menginisiasi sekolah kami sendiri,” paparnya.

Brand sekolah karakter sengaja dipilih sebagai pembeda dengan sekolah Islam lain yang telah berdiri di Maros. Secara khusus SDIT Granada Auladi mengembangkan program karakter sebab usia PAUD dan Sekolah Dasar adalah usia emas dalam menanamkan karakter positif pada anak didik.

Meski masih baru, SDIT Granada Auladi mendapat respons yang baik dari masyarakat. Masyarakat Maros diakuinya sangat antusias atas kehadirian sekolah ini. “Bisa jadi karena merupakan alternatif di antara banyak pilihan sekolah yang tumbuh di Kabupaten Maros.”

Belum cukup lima tahun berdiri pihak yayasan sementara membebaskan lahan di dekat lokasi sekolah lama.

“Kami mohon doa dan dukungan karena SDIT Granada Auladi telah memiliki lahan sendiri dan insyaallah tahun ajaran 2020/2021 akan menempati lokasi baru tersebut,” ungkapnya. (adv/mal)

Penulis : | Editor :

Related posts