3 Bangunan Ikonik di BIK, Mana Favorit Anda?

MAROS, MM – Tunggu tanggal mainnya. Begitu semuanya normal, Anda bisa jalan-jalan ke Bumi Salam Sejahtera (BSS) Bukit Indah Kapuk (BIK) di Tanralili, Maros. BIK adalah kawasan perumahan terbaru dengan berbagai klaster. Mulai dari rumah subsidi hingga hunian berkonsep vila.

Bukan hanya vila dengan arsitektur rumah Bugis-Makassar yang jadi ikon, namun setidaknya ada tiga bangunan lain yang juga bakal Instagramable. Siapkan kamera terbaik Anda untuk berfoto di sana.

Read More

Dimulai dari tugu berbentuk hati di depan rumah contoh untuk klaster vila. Ini tugu yang didedikasikan owner PT Sanusi Karsa Tama (Sakatama), Abdul Salam, untuk para dokter, perawat, dan relawan Covid-19.

Tugu ini sudah rampung. Ada tambahan replika kupu-kupu yang menggamit monumen love itu. Sisa menunggu waktu peresmian. “Mungkin setelah pandemi berlalu, kita akan undang para dokter, perawat, dan relawan. Ini ucapan terima kasih untuk mereka,” ucap Salam, Senin, 18 Mei 2020.

Bangunan ikonik kedua adalah pos jaga yang berbentuk pinisi. Ini juga sudah jadi. Dari jauh kita mungkin tak menduga bahwa bangunan itu merupakan sebuah pos. Sebab, dibuat sangat ciamik. Layar kapalnya sangat menonjol.

“Sejarah mengukir kejayaan pelaut ulung Sulawesi Selatan. Kita abadikan di BIK,” timpal Salam.

Melengkapi itu semua, sebuah bangunan ikonik juga direncanakan Sakatama sebagai pengembang BIK. Masih di lokasi yang sama, namun khusus di spot wisatanya. Saat ini destinasinya dalam pembangunan.

“Yang paling terpikir adalah tugu kelapa. Sesuai dengan nama kampung di sini, Kaluku,” beber Salam.

BIK memang terletak di Dusun Kaluku, Desa Purna Karya, Kecamatan Tanralili, Maros. Sembilan kilometer dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

Sebuah destinasi alam disiapkan untuk melengkapi kompleks perumahan. Namun, bakal dibuka untuk umum.

Ada dua wahana yang sementara dibangun, yakni kolam memancing berbentuk love dan bendungan mini. Areal wisata rencananya awalnya hanya disiapkan 4 hektare. Namun, ternyata potensinya bertambah dua kali lipat menjadi 8 hektare.

Memang ada beberapa spot wisata yang direncanakan. Dimulai dari wisata air, di antaranya waterboom, kolam renang, hingga kolam pemancingan.

Kemudian, spot wisata edukasi di kebun. Salam ingin menyediakannya lantaran memang sudah ada lahan perkebunan warga yang dibelinya, seperti cokelat, merica dan langsat.

“Ini akan kelola jadi kebun edukasi buat siswa,” jelas Salam.

Ada pula lahan persawahan yang disiapkan untuk wisata edukasi. Sapi perah juga akan didatangkan untuk mengedukasi anak soal peternakan.

Tampaknya, destinasi wisata baru ini bakal makin memikat dengan disediakannya areal perkemahan atau glamour camping. Desainnya dirancang berpetak-petak.

“Kita buat kavlingan kecil untuk berkemah, mungkin 5×8 (meter). Ada drainase kecil di sampingnya. Jadi, nantinya pimpinan perusahaan atau kwartir pramuka yang ingin melaksanakan outbound bisa di sini,” kata Salam.

Kehadiran spot olahraga pun siap memacu adrenalin Anda. Wahana panjat tebing, flying fox, paintball, hingga trek sepeda gunung dan motor trail juga akan dibuka.

Salam membeberkan, destinasi wisata baru ini rencananya diberi nama Wisata Bukit Indah Kapuk Glamping. Spot-spot wisatanya tengah dibangun secara bertahap.

“Tahun ini, bendungan mini dan pemancingan Insyaallah sudah jadi. Yang kami belum prediksi spot lainnya. Mungkin 2-3 tahun bisa sempurna karena butuh mitra luar, seperi yang berhubungan dengan produk wahana,” ungkapnya.

Tak hanya warga yang bermukim di BSS Bukit Indah Kapuk bisa menikmati ragam wahana itu nantinya. Destinasinya bakal dibuka secara komersial. Tetapi tentu ada diskon khusus bagi warga perumahan.

Ia berharap, kehadiran Bukit Indah Kapuk bisa membuka kesejahteraan bagi warga Desa Purna Karya yang menjadi lokasi pembangunan Bukit Indah Kapuk. Apalagi desa ini dianggap lebih tertinggal dibanding desa lainnya.

“Beda di Desa Damai dan Lekopancing. Di sana ada pasar, bank, dan banyak kantor. Mudah-mudahan dengan hadirnya saya, Purna Karya bisa berkembang bersama juga,” tururnya.

Adapun total lahan yang tersedia di areal perumahan Bukit Indah Kapuk seluas 30 hektare. Luasan 8 hektare telah disiapkan untuk spot wisata. Sisanya, 22 hektare untuk pembangunan perumahan dengan beberapa klaster, seperti rumah sederhana, vila, dan bisnis (ruko).

Khusus vila, akan dibangun lebih daru 200 unit dengan tipe 85, 60, dan 105. Sedangkan rumah sederhana akan dibangun 1.000 unit lebih. (fik)

Penulis : | Editor :

Related posts