Salat Jumat di Al Markaz Maros Dihadiri 6.000 Jemaah

Jemaah Masjid Al Markaz Al Islami saat melaksanakan salat Jumat, 5 Juni 2020. (FOTO: MATAMAROS.COM)

MAROS, MM – Masjid Al Markaz Al Islami kembali menggelar salat Jumat hari ini, 5 Juni 2020. Jumlah jemaah yang hadir ditaksir 6.000 orang.

Namun, menurut Ketua Pengurus Masjid Al Markaz, M Thamrin Ramli, jumlah tersebut belum sepenuhnya normal 100 persen. Masjid belum dipenuhi jemaah seperti biasanya.

Read More

“Masih sekitar 70 persen lah. Kalau seperti tadi ini kurang lebih 6.000 orang. Kalau full, ini kan bisa sampai 10.000 orang,” sebutnya saat ditemui usai salat Jumat.

Ia mengatakan, masjid dibuka kembali untuk salat Jumat sudah berdasarkan imbauan bupati Maros. Namun, tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19.

“Pakai masker dan cuci tangan. Tidak terlalu berketumun serta jaga jarak. Kita selalu anjurkan. Kita imbau terus. Memang ada jemaah yang masih perlu diingatkan,” katanya.

Thamrin mengungkapkan, pihaknya juga sudah memohon thermo gun ke Dinas Kesehatan. Pengurus masjid perlu mengetahui dahulu standar alat pengukur suhu tersebut.

“Kita sudah koodinasi ke Dinas Kesehatan. Jangan sampai kita adakan, tetapi berbeda juga dengan standarnya,” ujarnya.

Sebelumnya, Bupati Maros, Hatta Rahman, mengeluarkan surat edaran tentang pelaksanaan salat berjemaah di masjid. Surat bernomor 440.4.1/226/SET itu ditandatangani Rabu, 3 Juni 2020.

“Hari ini sudah bisa melaksanaan salat Jumat. Kepada camat, saya harapkan ini diinformasikan,” ungkap Hatta.

Namun, pelaksanaan salat di masjid harus betul-betul memperhatikan protokol kesehatan Covid-19. Utamanya membiasakan diri untuk mencuci tangan dan menghindari kontak fisik. (abr)

Penulis : | Editor :

Related posts