Ketua DPRD Maros Minta Pemkab Laporkan Penggunaan Dana Covid-19

Ketua DPRD Maros, Andi Patarai Amir. (FOTO: DOK/MATAMAROS.COM)

MAROS, MM – Ketua DPRD Maros, Andi Patarai Amir, meminta pemerintah daerah melaporkan penggunaan dana Covid-19. Angka yang pernah disebutkan Rp23 miliar.

Berdasarkan laporan awal yang diterimanya, anggaran tersebut dialokasikan untuk pembelian barang, seperti Alat Pelindung Diri (APD) dan alat rapid test. Selain itu, digunakan juga untuk bantuan.

Read More

“Ada insentif tenaga medis, sembako buat masyarakat, dan tenaga kerja yang dirumahkan. Apakah sudah dibayar atau tidak, saya belum tahu,” kata Patarai di ruang kerjanya, Selasa, 9 Juni 2020.

Namun, realisasinya belum dilaporkan sampai sekarang. Padahal, saat ini Pemkab Maros sudah mengumumkan penerapan new normal, Senin, 8 Juni 2020.

“Seharusnya pada saat imbauan itu keluar pemerintah daerah sudah mengirimkan laporannya ke DPRD sekaitan penggunaan anggaran Covid-19,” ujarnya.

Andi Aso, sapaan karib Patarai, mengaku laporan terakhir yang diterimanya hanya soal rencana refocusing anggaran Rp23 miliar. Itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Maros, Andi Davied Syamsuddin.

“Belum ada laporannya. Tetapi kami tetap menunggu,” tutur lelaki asal Mallawa ini.

Sebelumnya, anggaran Covid-19 di Maros sempat berubah-ubah. Awalnya hanya Rp6 miliar. Kemudian, dinaikkan Rp14 miliar. Lalu meningkat lagi Rp25 miliar. Terkini, angka yang disebut Rp23 miliar. (fik)

Penulis : | Editor :

Related posts