Gawat… Positif Covid-19 di Maros Terus Bertambah

Ilustrasi tenaga medis memegang sampel swab test positif Covid-19. (FOTO: INT)

MAROS, MM – Peningkatan jumlah pasien positif Covid-19 di Kabupaten Maros relatif mencemaskan. Setidaknya dalam sepekan terakhir, termasuk setelah diberlakukannya new normal.

Pada Rabu, 10 Juni 2020, totalnya mencapai 95 kasus. Padahal, sebelum memasuki new normal, Maros sempat mencatat angka kesembuhan 64,9 persen, Minggu, 7 Juni 2020.

Read More

Di hari pertama new normal, Senin, 8 Juni 2020, Maros mencatat rekor penambahan positif Covid-19, yakni 10 orang. Persentase kesembuhan pun langsung turun ke angka 57,5.

Selasa, 9 Juni 2020, sempat naik 58,2 persen. Tiga pasien dinyatakan sembuh pada hari itu. Rabu, 10 Juni 2020, posisinya di angka 58,6 persen. Satu pasien dinyatakan sembuh. Namun, ada empat orang yang positif Covid-19.

Penambahan positif tersebut dominan di Kecamatan Mandai, tiga orang. Mereka adalah seorang perempuan (36) berdomisili di Jl Airport Padang Sessere Kelurahan Hasanuddin, perempuan (49) asal BTN Papan Lestari Kelurahan Bontoa, dan laki-laki (23) asal Airport Residence.

Kemudian, tambahan lainnya merupakan warga perempuan (60) asal Lingkungan Kassi Lama, Kelurahan Pettuadae, Kecamatan Turikale.

Terbaru, Kamis, 11 Juni 2020, positif Covid-19 bertambah lima orang lagi. Perempuan 37 tahun di Perumahan Moncongloe Mas, Desa Moncongloe, Kecamatan Moncongloe; diisolasi Duta Covid-19 di hotel. Perempuan 32 tahun di Desa Sambueja, Kecamatan Simbang; isolasi mandiri di rumah.

Lalu, pria 10 tahun dan 8 tahun di Dusun Moncongloe Lappara, Desa Moncongloe Lappara, Kecamatan Moncongloe; isolasi mandiri di rumah. Serta lelaki 19 tahun di Dusun Takkalasi, Desa Temmapaduae, Kecamatan Marusu; isolasi Duta Covid-19 di hotel. Total angka positif kini sudah menembus angka 100.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maros, dr Syarifuddin, menilai, penambahan kasus positif Covid-19 akhir-akhir ini antara lain disebabkan terjadinya transmisi lokal yang semakin meluas. Menurutnya, pelaksanaan protokol kesehatan makin menurun.

“Padahal new normal itu artinya kembali beraktivitas seperti biasa, tetapi disertai dengan protokol kesehatan. Pakai masker, jaga jarak, dan cuci tangan pakai sabun,” katanya.

Namun, lanjutnya, walaupun kasus positif meningkat, angka kesembuhan juga terus naik. Tim gugus tugas diakuinya berupaya mempercepat penyembuhan dengan pemberian makanan bergizi dan mengirim pasien mengikuti program rekreasi Duta Covid-19 di hotel.

Khusus pencegahan, jelasnya, tim gugus terus melakukan screening massal di tempat yang rawan penularan. “Kita juga mengedukasi pengelola tempat-tempat pelayanan umum agar senantiasa melaksanakan protokol kesehatan,” imbuh Syarif.

Hari ini di Maros, ada seorang pasien dalam pengawasan (PDP) meninggal. Seorang wanita 81 tahun di BTN Taniaga Permai, Kelurahan Taroada, Kecamatan Turikale. (fik)

Penulis : | Editor :

Related posts