Sekda Berjanji Laporkan Penggunaan Dana Covid-19, Kepala BPKPD Bungkam

Sekretaris Daerah Kabupaten Maros, Andi Davied Syamsuddin. (FOTO: MATAMAROS.COM)

MAROS, MM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros telah merespons soal penggunaan dana Covid-19. Namun, belum ada detail angka yang diberikan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Maros, Andi Davied Syamsuddin, mengatakan, penggunaannya masih berjalan sampai sekarang. Realisasinya tetap akan dilaporkan.

Read More

“Laporan penggunaannya akan kami tembuskan ke DPRD Kabupaten Maros,” ungkapnya, Rabu, 10 Juni 2020.

Soal nominal, menurutnya, ada di Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Maros. “Jelasnya, nanti keuangan yang sampaikan,” ungkapnya.

Hanya saja, Kepala BPKPD Maros, Sam Sophian, tak pernah memberikan respons apa pun. Eks Kadis Perikanan Maros tersebut bukan kali pertama bersikap seperti ini saat hendak dikonfirmasi.

MataMaros.com juga sempat berupaya melakukan konfirmasi, April lalu. Telepon maupun pesan singkat tak pernah direspons.

Sebelumnya, Ketua DPRD Maros, Andi Patarai Amir, meminta pemerintah daerah melaporkan penggunaan dana Covid-19. Angka yang pernah disebutkan Rp23 miliar.

Berdasarkan laporan awal yang diterimanya, anggaran tersebut dialokasikan untuk pembelian barang, seperti Alat Pelindung Diri (APD) dan alat rapid test. Selain itu, digunakan juga untuk bantuan.

Namun, realisasinya belum dilaporkan sampai sekarang. Padahal, saat ini Pemkab Maros sudah mengumumkan penerapan new normal, Senin, 8 Juni 2020.

“Seharusnya pada saat imbauan itu keluar pemerintah daerah sudah mengirimkan laporannya ke DPRD sekaitan penggunaan anggaran Covid-19,” ujarnya. (kar)

Penulis : | Editor :

Related posts