PDP yang Meninggal di RSUD Salewangang Positif Covid-19

RSUD Salewangang. (FOTO: DOK/MATAMAROS.COM)

MAROS, MM – Kasus kematian Pasien dalam Pengawasan (PDP) di Maros bertambah. Ia terdata berdomisili di BTN Taniaga Permai, Kelurahan Taroada, Kecamatan Turikale.

Namun, menurut Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maros, dr Syarifuddin, almarhum tak menetap di Maros. Perempuan berusia 81 tahun ini hanya tinggal sementara.

Read More

“Bukan warga Maros. Dia tinggal dengan anaknya,” kata Syarifuddin yang di kantornya, Jumat, 12 Juni 2020.

Pasien pun harus menjalani pemakaman berdasarkan protap Covid-19 di Macanda, Kabupaten Gowa, Kamis malam, 11 Juni 2020. “Hasil swab-nya positif. Kemarin keluar hasilnya,” kata dr Syarif, sapaan karib dr Syarifuddin.

Hasil pemeriksaan tersebut diketahui saat pasien masih berada di kamar jenazah RSUD Salewangang. “Kita hubungi BBVet supaya bisa dipercepat,” ungkapnya.

Seandainya negatif, lanjut Syarif, keluarganya mau bawa ke Palopo, kampung halamannya. Tetapi, ternyata hasilnya positif.

“Keluarga menerima, dibawa ke Macanda,” imbuh kabid pelayanan kesehatan Dinkes Maros ini.

Sementara itu, Direktur RSUD Salewangang, dr Fitri Adhicahya, juga mengonfirmasi kematian PDP tersebut. Hasil swab test-nya dinyatakan positif Covid-19.

“Pasien mulai dirawat Rabu, 10 Juni 2020. Meninggal kemarin (Kamis) jam 07.00 pagi. Swab-nya dipercepat,” ungkapnya. (abr)

Penulis : | Editor :

Related posts