Dua Tahun Berproses, Pembebasan Lahan KA di Maros Hampir Rampung

Kepala Seksi Pengadaan Tanah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Maros, Andi Sufiarma. (FOTO: MATAMAROS.COM)

MAROS, MM – Pembebasan lahan Kereta Api (KA) di Maros hampir rampung. Dari 939 bidang lahan, tersisa 217 bidang yang belum ditetapkan nilainya.

Lahan tersebut tersebar di 9 wilayah, yakni Salenrang, Maccini Baji, Allepolea, Palantikang, Baju Bodoa, Baji Pamai, Marumpa, Tellumpoccoe, dan Hasanuddin.

Read More

Kepala Seksi Pengadaan Tanah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Maros, Andi Sufiarma, mengungkapkan, pihaknya diberi target selama dua bulan ke depan untuk menuntaskannya. Ia pun opstimistis.

“Kalau target dua bulan dengan 217 bidang, bisa. Kami sementara menunggu tim appraisal dari satker (perkeretaapian),” ungkap Sufiarma yang ditemui di ruang kerjanya, Selasa, 22 Juni 2020.

Sementara itu, lahan lainnya sudah selesai berproses di BPN. Ada yang sementara konsinyasi, review di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), dan selesai tahap pembayaran.

“Dari 939 bidang, ada 81 fasum. Jadi, total bidang yang dimiliki masyarakat 858 bidang. Sebanyak 63 bidang sudah terbayar,” jelasnya.

Kemudian, 27 bidang lahan sementara pesiapan dimasukkan ke BPKP untuk proses review. Sisa menunggu kelengkapan berkas.

“Yang sudah di BPKP 63 bidang. Di LMAN (Lembaga Manajemen Aset Negara) 61 bidang. Ini siap dibayar, sisa tunggu uangnya. Totalnya 124 bidang,” rinci Sufiarma.

Adapun yang dititip ke pengadilan, yakni 35 bidang lahan sudah penetapan konsinyasi. Sedangkan yang masih sementara berproses sidang sebanyak 388 bidang.

“Semua sudah kami serahkan ke satker untuk dititip ke pengadilan. Aturannya memang begitu. Kalau menolak ganti rugi, jalan satu-satunya menitip ke pengadilan,” imbuh perempuan yang karib disapa Andi Upi ini.

Sufiarma pun mengungkapkan, pembebasan lahan KA di Maros sudah berjalan selama dua tahun. “Penlok (penetapan lokasi) dimulai 2017. Tetapi efektifnya, ada pelimpahan di Maros, 2018,” katanya. (fik)

Penulis : | Editor :

Related posts