Over, Tumpukan Sampah di TPA Bonto Ramba Sudah Capai 25 Meter

Tumpukan sampah yang sudah menggunung di TPA Bonto Ramba, Kecamatan Mandai, Kamis, 25 Juni 2020. (FOTO: MATAMAROS.COM)

MAROS, MM – Perluasan areal Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bonto Ramba milik Pemkab Maros mendesak. Sampah yang ditampung sudah melebihi kapasitas normal.

MataMaros.com memantau kondisi terkininya, Kamis, 25 Juni 2020. Tumpukan sampah memang sudah menggunung.

Read More

Salah seorang pengawas TPA, Syahrir, menyebutkan, tinggi tumpukan sampah berkisar 25 meter. Sementara, batas tinggi maksimal hanya 20 meter.

“Ini kalau tidak diperluas, diperkirakan empat bulan lagi sampahnya bisa meluber,” ungkapnya.

Karenanya, ia sudah mengusulkan untuk perluasan areal TPA. “Memang sudah over kapasitas,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Maros, Frans Johan, mengatakan, pihaknya telah membuat pertimbangan teknis ke bupati. Sisa menunggu respons Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD).

“Pak bupati sudah mendisposisi segera diproses di badan keuangan. Kami sisa menunggu respons kapan dimulai rapat untuk menetapkan proses pengadaan tanah,” ungkapnya.

Pertimbangan perluasan areal TPA, kata dia, jumlah permukiman penduduk makin bertambah. Tentunya jumlah sampah pun akan meningkat.

Lagi pula, menurut Frans, memang belum ada perluasan sejak TPA diadakan sekitar 10 tahun yang lalu. Adapun luas sekarang 4 hektare.

“Kami usul tambahan 2 hektare. Mudah-mudahan bisa terealisasi,” sebutnya.

Ia menambahkan, jumlah sampah yang diangkut ke TPA Bonto Ramba rata-rata 40-50 ton per hari. “Paling banyak, kapasitas yang tersisa sekitar 20 persen lagi. Memang butuh penambahan areal secepatnya,” kata Frans. (abr)

Penulis : | Editor :

Related posts