Wakil Ketua DPRD Sulsel Sosialisasi Perda Alquran di Ponpes DDI Cambalagi

Muzayyin Arif menyerahkan bantuan Alquran kepada pengurus Ponpes DDI Cambalagi. (FOTO: IST)

MAROS, MM – Wakil Ketua DPRD Sulsel, Muzayyin Arif merespons cepat permintaan seorang pengurus Pondok Pesantren Raudaturrasyidin DDI Cambalagi. Saat reses di Desa Tupabiring, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, beberapa waktu lalu, Muzayyin mendapat harapan agar bisa memberikan bantuan Alquran kepada lembaga pendidikan Islam tersebut.

Sabtu, 27 Juni 2020, legislator PKS itu mewujudkan harapan itu. Dia bahkan sekaligus menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) di pesantren yang juga berada di Tupabiring itu.

Read More

Usai sosialisasi itulah Muzayyin menyerahkan 100 Alquran dan bantuan dana Rp5 juta.

Di hadapan warga, Muzayyin mengatakan sebenarnya sudah lama ingin silaturrahim dengan masyarakat dan pengurus yayasan di sekolah itu.

“Pernah juga mampir tetapi tidak bertemu pengurus yayasan,” ungkapnya.

Peraih suara terbanyak PKS Dapil 6 Pileg 2019 itu menilai, Perda Nomor 4 tahun 2006 sangat penting dilaksanakan sebab memuat nilai pendidikan Alquran yang perlu dipelajari sejak dini.

“Untuk menciptakan SDM yang unggul, generasi muda harus memiliki kompetensi dan tetap belajar Alquran sebagai pedoman hidup,” ucap jebolan Ponpes Darul Istiqamah, Maccopa itu.

Muzayyin memaparkan, perda tersebut memiliki tiga jalur pendidikan Alquran. Melalui pendidikan formal, pendidkan informal, dan jalur nonformal berupa Tempat Pendidikan Alquran (TPA).

Ia menambahkan, pendidikan Alquran merupakan pondasi awal setiap anak. Rasa cinta pada kitab suci itu hendaknya ditumbuhkan sejak usia dini. Sebab masa tersebut merupakan masa keemasan bagi anak-anak.

Ketua Yayasan Pondok Pesantren Raudaturrasyidin DDI Cambalagi, HM Takdir mengucapkan terima kasih dan rasa harunya.

“Sudah sangat lama kami ingin bertemu beliau. Hari ini beliau sempatkan waktu untuk hadir di Cambalagi walaupun jadwalnya begitu padat,” ujarnya.

“Saya yakin beliau sebagai wakil ketua DPRD Sulsel yang lahir dari pesantren akan menyambung silaturahmi dengan pesantren yang ada di Maros, termasuk pesantren kita ini,” pungkas Takdir. (mal)

Penulis : | Editor :

Related posts