Kursi Roda untuk Nenek Nabi: Alhamdulillah Bisa Ma ke Masjid, Nak

Relawan Komunitas Kita Peduli berfoto bersama di kediaman Nenek Nabi, Kelurahan Allepolea, Kecamatan Turikale. (FOTO: IST)

KMAROS, MM – Peristiwa tujuh tahun lalu itu sangatlah pahit bagi Dg Nabi (70). Ia harus menerima kenyataan bahwa kakinya tak bisa berfungsi lagi.

Dg Nabi mengalami kecelakaan yang mengakibatkan tulangnya patah. Ia pun lumpuh hingga kini.

Read More

Sejak saat itulah, satu-satunya yang paling didambakan Dg Nabi adalah kursi roda. Namun, untuk memilikinya nyaris mustahil. Biaya makan sehari-hari saja kadang tak tahu mau ambil dari mana.

Kehidupan Dg Nabi itu ternyata diketahui para relawan di Komunitas Kita Peduli (KKP). Mereka pun langsung bergerak ke kediaman Nenek Nabi yang berlokasi di Kelurahan Allepolea, Kecamatan Lau, Maret lalu.

Nenek Nabi, sapaan karibnya, merupakan seorang janda. Ia hanya tinggal bersama anak dan saudaranya.

“Kami survei. Memang kondisi Nenek Nabi sangat memprihatinkan,” kata Nur Rahma Khaer, pendiri KKP, Rabu, 1 Juli 2020.

Pekerjaan anaknya tak menentu. Saudaranya pun juga sudah tua. “Untuk kehidupan sehari-harinya kadang hanya dari pemberian tetangga,” imbuh Rahma.

Donasi untuk Nenek Nabi pun mulai dibuka. Bantuan yang masuk ternyata tak berhenti, mulai dari uang tunai, sembako, pakaian, hingga obat-obatan.

“Alhamdulillah, ada salah seorang donatur yang menyumbangkan kursi roda baru untuk Nenek Nabi,” ungkap Amma, sapaan karib Rahma.

Minggu, 28 Juni lalu, akhirnya seluruh donasi terkumpul. Relawan KKP pun langsung membawanya ke Nenek Nabi.

Melihat bantuan-bantuan itu datang, ia tak kuasa menahan tangis. Ucapan syukur tak henti keluar dari bibirnya. Apalagi saat melihat sebuah kursi roda di hadapannya.

“Alhamdulillah nak, terima kasih banyak untuk semuanya. Ada mi kursi rodaku. Bisa ma pergi salat di masjid. Bisa ma juga pergi lebaran nanti,” seperti itulah ucapan Nenek Nabi yang ditirukan Amma.

Amma pun bersyukur KKP kembali bisa berdonasi. Kegiatan seperti ini memang sudah menjadi rutinitas bulanan.

Ia mengatakan, bantuan yang disalurkan memang tak banyak. Namun, setidaknya sudah bisa meringankan beban penerima.

“Semoga kursi rodanya juga mampu mewujudkan niat mulia Nenek Nabi untuk bisa shalat di masjid lagi,” tuturnya. (mal)

Penulis : | Editor :

Related posts