Bukan Tergelincir, Begini Versi Otban soal Insiden Pesawat Garuda

Kepala Bidang Kemananan Angkutan Udara Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara Otoritas Bandara Wilayah V Makassar, Dwi Lestari, saat memberikan klarifikasi di kantornya, Rabu malam, 1 Juli 2020. (FOTO: MATAMAROS.COM)

MAROS, MM – Pihak Otoritas Bandara (Otban) Wilayah V Makassar melakukan klarifikasi terkait insiden Pesawat Garuda Indonesia di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Pesawat dianggap tak tergelincir.

Kepala Bidang Kemananan Angkutan Udara Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara Otoritas Bandara Wilayah V Makassar, Dwi Lestari, menjelaskan, pesawat keluar dari landasan. Kejadiannya 18.55 Wita saat hendak take off.

Read More

“Sebenarnya ini bukan tergelincir. Kami menyebutnya runway excursion, yaitu keadaan dimana pesawat kekuar dari landasan,” ungkap Dwi di kantornya, Rabu malam, 1 Juli 2020.

Ia mengungkapkan, tindakan yang langsung dilakukan pasca kejadian, yakni mengevakuasi penumpang. “Segera kita evakuasi ke Hotel Ibis. Penerbangan dialihkan ke keesokan harinya,” jelasnya.

Dwi menyebutkan, pesawat ini rute Makassar-Cengkareng ini membawa 14 penumpang dan 12 kru. “Kargo 21 ton,” imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra melalui siaran persnya juga mengungkapkan, seluruh penumpang dan awak sudah dievakuasi. Semuanya selamat.

“Garuda Indonesia juga telah menerapkan kebijakan service recovery terhadap penumpang. Penyediaan fasilitas akomodasi untuk penumpang akan kembali diterbangkan pada esok hari,” tuturnya. (kar)

Penulis : | Editor :

Related posts