Wabup: Sudah Banyak yang Dibangun, Selanjutnya SDM

Wakil Bupati Maros, Andi Harmil Mattotorang. (FOTO: MATAMAROS.COM)

MAROS, MM – Kebersamaan pasangan Bupati-Wakil Bupati Maros, Hatta Rahman-Andi Harmil Mattorang akan berakhir tahun ini. Maka tepat jika Hari Jadi ke-61 Kabupaten Maros, Sabtu, 4 Juli 2020, dijadikan momentum kilas balik.

Bagi Andi Toto, sapaan karib Harmil, sudah banyak pencapaian yang diraih selama mendampingi Bupati Maros, Hatta Rahman. Kebersamaannya selama hampir 10 tahun membanggakan.

Read More

Dari sisi pengelolan keuangan daerah misalnya. Tahun ini Maros meraih predikat WTP yang ketujuh kalinya. Artinya, Maros sudah melaksanakan administrasi keuangan sesuai standar.

Piala Adipura juga sudah enam kali mendarat di Maros. Meskipun, kata dia, bukan piala yang diharapkan. Melainkan bagaimana masyarakat menyadari arti lingkungan yang bersih dan sehat.

“Banyak penghargaan, baik provinsi maupun nasional,” tuturnya.

Dari sisi pembangunan juga banyak pencapaian. Utamanya infrastruktur jalan.

Jalan penghubung antar kecamatan sudah mantap. Bahkan sudah masuk ke desa-desa dan kelurahan. Semua sudah terhubung dengan jalan beton.

“Saya kira, kita sudah tahu persis bahwa ke kecamatan mana pun kita di Maros, Alhamdulilkah sudah bisa dilewati dengan jalan beton,” ungkap Andi Toto.

Ia mengungkapkan, pembangunan jalan ini patut disyukuri. Bisa menggerakkan ekonomi masyarakat.

“Tadinya ada produk di desa yang sulit dipasarkan karena jalan tidak mendukung, nah sekarang sudah bisa berjalan baik,” tuturnya.

Begitu pula kemajuan untuk infstruktur lainnya, seperti jembatan, irigasi, hingga gedung pemerintahan. Semuanya bisa terlihat.

Seperti kantor-kantor OPD yang sekarang hampir seluruhnya sudah menyatu di lingkup Kantor Bupati. Tujuannya untuk kemudahan pelayanan.

“Masyarakat yang butuh pelayanan apa saja, perizinan, KTP, tak perlu ke mana-mana lagi. Bisa selesai di satu kompleks,” jelas birokrat di Pemkab Maros ini.

Ia menambahkan, rumah sakit dan fasilitas kesehatan di tingkat kecamatan juga sudah direnovasi. Pasar-pasar juga demikian.

“Tentu sudah banyak yang dikerjakan dan bangun. Tetapi tentu masih ada yang belum,” kata Ketua DPD Partai Nasdem Maros ini.

Ke depan, lanjut Andi Toto, fokus pemerintah juga harus ke masalah peningakatan Sumber Daya Manusia (SDM). Generasi muda di Maros harus memiliki pendidikan yang lebih baik.

Mereka mesti lebih mudah mendapatkan pekerjaan. Menurutnya, salah satu syarat yang paling diutamakan saat bursa kerja terbuka, yakni soal pendidikan.

“Selalu dipersyaratkan sarjana atau paling tidak ada keterampilan khusus. Makanya kita beri kesempatan kepada warga Maros nantinya untuk lanjut sampai ke jenjang perguruan tinggi,” ungkapnya.

Bagi mereka yang tak minat melanjutkan pendidikan akan diarahkan ke Balai Latihan Kerja (BLK). Di sanalah mereka diberi keterampilan khusus agar cepat terserap di dunia kerja.

“Inilah yang akan kita kembangkan. Dengan jalan, ini pengangguran di Maros bisa kita kurangi. Kalau sudah bekerja, tingkat kemiskinan pun bisa kita kurangi,” pungkas Andi Toto. (kar)

Penulis : | Editor :

Related posts