New Normal, Harga Ayam Naik Lagi

Ayam potong yang diperjualbelikan di pasar. (FOTO: INT)

MAROS, MM – Kondisi harga komoditas pasca diberlakukannya new normal beragam. Ada yang meroket, tetapi ada pula yang sudah turun.

Salah satu komoditas yang paling signifikan kenaikan harganya, yakni ayam yang mencapai Rp70.000 per ekor. Padahal, sebelum new normal tergolong murah.

“Kemarin masih bisa dapat Rp100 ribu per tiga ekor,” ungkap Andi Zakiyyah, Enumerator Pedagang Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Maros, kemarin.

Menurutnya, harga ayam sempat murah lantaran daya beli masyarakat menurun sebelum new normal. “Yang beli kan biasa warung makan atau pas ada acara pesta. Tetapi itu ditutup semua,” kata Zakiyyah.

Setelah lebaran, lanjut dia, harga ayam mulai mahal. “Masalahnya kurang bibit. Tetapi sekarang mulai lagi (pembibitan), tetapi belum normal,” ungkapnya.

Sebaliknya, salah satu komoditas yang harganya turun pasca new normal, yakni bawang merah. Begitu pun bawang putih.

“Sebelumnya harga bawang merah melambung sampai Rp60.000 per kilogram. Sekarang Rp40.000,” sebut Zakiyyah.

Ia juga menambahkan, harga gula juga sempat naik hingga Rp19.000 per kilogram sebelumnya. “Sekarang sudah Rp15.000. Normal,” katanya. (abr)

Penulis : | Editor :

Related posts