Puskeswan Mulai Periksa Hewan Kurban

Kepala UPTD Puskeswan Maros, drh Ujistiany A di ruang kerjanya. (FOTO: MATAMAROS.COM)

MAROS, MM – UPTD Puskeswan Maros tengah melakukan pemeriksaan terhadap hewan kurban. Namun, diperkirakan jumlahnya akan menurun tahun ini.

Kepala UPTD Puskeswan, drh Ujistiany A, mengatakan, pihaknya mulai bergerak per 1 Juli 2020. Belum ada ditemukan hewan yang mengalami gejala sakit.

Read More

“Kalau memang kami menemukan hewan ada gejala, kami melakukan pengambilan sampel dan melakukan pengujian di laboratorium,” kata Ujistiany di kantornya, Selasa, 7 Juli 2020.

Contoh penyakit yang diidentifikasi, seperti antraks dan infeksi kecacingan. “Sejauh ini kita tak menemukan,” ungkapnya.

Ia mengatakan, jika memang hewan dalam kondisi sehat, maka pihaknya akan menerbitkan surat kesehatan hewan. “Sudah ada tujuh sapi yang kita periksa. Semuanya sehat,” jelasnya.

Ujistiany pun mengungkapkan, jumlah hewan kurban kemungkinan menurun tahun ini. Informasi tersebut diperolehnya di kalangan peternak.

“Tahun lalu sekitar 400-an. Tetapi, tahun ini, menurut informasi peternak, menurun mungkin. Biasanya itu H-30 sudah banyak yang diperiksa,” katanya.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Maros, Andi Jumiati, juga memperkirakan hewan kurban menurun tahun ini. Namun, stok tetap sama.

“Sepertinya daya beli masyarakat yang berkurang. Kalau ketersediaan ada. Sebanyak 7.225 ekor sapi sekarang ini masuk di tingkat pedagang dan peternak,” sebutnya. (mal)

Penulis : | Editor :

Related posts