DPM-PTSP Maros Kejar Rp2 Miliar Lagi

Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Maros. (FOTO: MATAMAROS.COM)

MAROS, MM – Jumlah pengajuan izin di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Maros mulai naik. Selama Juni, pendapatan sudah mencapai Rp350-Rp400 juta.

Kepala DPM-PTSP Maros, Andi Rosman, berharap, kondisi bisa makin membaik. Sehingga target pendapatan bisa dicapai, yakni Rp4 miliar. Nilai tersebut sudah dikoreksi lantaran adanya Covid-19.

Read More

“Sebelumnya target awal Rp6,8 miliar. Memang sangat jauh perbandingannya. Tahun kemarin itu kami bisa capai Rp750-Rp800 juta per bulan,” sebut Rosman di ruang kerjanya, Rabu, Juli 2020.

Dengan target Rp4 miliar, ia optimistis bisa mencapainya hingga akhir tahun. Izin yang ditangani DPM-PTSP, yakni IMB dan izin menara. Realisasi sekarang sudah mencapai Rp2 miliar.

“Sisa 50 persen. Saya masih dapat. Saya berusaha over targetlah,” pungkas Rosman.

Ia menyebutkan, sebelumnya pendapatan Maret, April, Mei yang buruk. IMB hanya Rp20-30 juta per bulan.

“Kita buka, tetapi masyarakat memang yang tidak mau datang. Kita juga selalu imbau pakai aplikasi, tetapi mungkin juga ada persoalan jaringan,” ungkapnya.

Faktor lain, menurut dia, saat Covid-19 memang jarang ada orang yang ingin melaksanakan pembangunan. “Mungkin karena orang berpikir. Banyak pertimbanganlah,” kata Rosman. (mal)

Penulis : | Editor :

Related posts