Sambut Panglima TNI-Kapolri, Santri hingga Guru Nahdlatul Ulum Rapid Test

Para guru dan santri Pesantren Nahdlatul Ulum mengikuti rapid test, Jumat, 10 Juli 2020. (FOTO: MATAMAROS.COM)

MAROS, MM – Pihak Pesantren Nahdlatul Ulum mulai bersiap menyambut kedatangan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Pol Idham Azis. Termasuk masalah kesterilan.

Jumat, 10 Juli 2020, puluhan guru dan santri mengikuti rapid test. Masing-masing jumlahnya 80 tenaga pengajar dan 50 santri.

Read More

“Semuanya harus ikut rapid test. Jadi yang tidak ikut, tidak boleh masuk ke acara besok,” ungkap Syamsuddin, Kepala Kampus Pesantren Nahdlatul Ulum, Jumat, 10 Juli 2020.

Ia mengatakan, jika ada yang reaktif, maka tindaklanjutnya akan diserahkan ke Tim Gugus Tugas Covid-19. “Diisolasi mandiri, diistirahatkan, atau bagaimana. Yang jelasnya tidak masuk juga,” imbuhnya.

Syamsuddin mengungkapkan, alat rapid test yang digunakan ini merupakan bantuan dari Pangdam XIV Hasanuddin melalui Dandim 1422 Maros. Sedangkan tenaga medisnya berasal dari Puskesmas Lau.

“Alhamdulillah kita dapat bantuan dari Panglima kurang lebih 500 alat. Sebagian alat yang tidak terpakai akan disimpan di pondok pesantren,” ungkapnya.

Selain pihak pesantren, anggota TNI-Polri juga mengikuti rapid test. Begitu pun para wartawan yang akan melakukan peliputan, besok.

Berbagai persiapan lain pun masih digelar di pondok pesantren. Tampak Dandim 1422 Maros, Letkol Inf Farid Yudho Dwi Leksono bersama Kapolres Maros AKBP Muda Tampubolon ikut memantau.

“Persiapan kita kerja sama dengan kodim dan polres. Diarahkan semua. Alhamdulillah, ini kunjungan kedua Pak Panglima ke sini,” kata Syamsuddin. (abr)

Penulis : | Editor :

Related posts