16 Orang di Kompleks Otoritas Bandara Terpapar Covid-19

Ilustrasi hasil swab test posif Covid-19. (FOTO: IST)

MAROS, MM – Angka positif Covid-19 kembali meningkat di Kabupaten Maros. Kini mencapai 296 kasus.

Penambahan kasus pada Kamis malam, 16 Juli 2020, mengejutkan. Ada 23 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19. Angka ini pun merupakan jumlah yang terbanyak sejauh ini.

Read More

Sebelumnya, angka terbanyak dirilis Selasa, 30 Juni lalu. Jumlah penambahan mencapai 15 orang dalam sehari.

Berdasarkan data Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Maros, dari 23 orang tersebut, dominan berlamat di Kompleks Otoritas Bandara, Desa Baji Mangai, Kecamatan Mandai. Jumlahnya 16 orang.

Mereka yang terkonfirmasi mulai dari balita, remaja, hingga dewasa. “Sekantor dan sekeluarga,” kata dr Syarifuddin, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maros.

Kepala Puskesmas Mandai, dr Irnayanti, mengatakan, detail data mereka belum diketahui pasti. Ia pun meminta survailans ke Dinas Kesehatan untuk mengambil informasi.

“Belum di-tracking, baru mau dicari datanya. Karena ini data dari provinsi ke kabupaten,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Otoritas Bandara Wilayah V Makassar, Baitul Ikhwan, juga mengaku belum mengetahui pasti informasi tersebut. Ia juga baru ingin berkoordinasi dengan tim gugus tugas Maros.

“Saya coba cek dulu data dan informasinya. Setelah itu baru kita komunikasi lagi,” ujarnya.

Selain, warga yang berdomisili di Kompleks Otoritas Bandara itu, ada tujuh pasien lain yang terkonfirmasi positif. Mereka merupakan warga Mandai, Marusu, Lau, dan Moncongloe.

Selain data positif, tim gugus juga merilis data pasien yang sembuh sebanyak 9 orang. Mereka merupakan warga Moncongloe, Mandai, dan Turikale.

Adapun total jumlah pasien yang sembuh saat ini sebanyak 193 orang. Sedangkan isolasi mandiri 78 orang, dirawat 17 orang, dan 8 meninggal dunia.

Spesimen (istilah baru PDP) kini 67 kasus; 59 sembuh, 2 dirawat, 1 isolasi mandiri, dan 5 meninggal. Suspect (istilah baru ODP) 260 orang; sisa 1 orang yang masih dalam pemantauan. (mal)

Penulis : | Editor :

Related posts