Surat Edaran Libur Direvisi Bupati, Begini Jadinya

Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN). FOTO: INT

MAROS, MM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros merivisi kebijakan terkait libur Aparatur Sipil Negara (ASN) selama dua hari. Mereka tetap bekerja. Tetapi dari rumah.

Kebijakan terbaru ini tertuang dalam Surat Edaran Bupati Maros Nomor 840.41/283/BKPSDM. Terhitung mulai Kamis, 23 Juli 2020-Jumat, 24 Juli 2020, ASN Pemkab Maros diberlakukan sistem Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah.

Read More

Namun, terkecuali bagi ASN yang bekerja di kecamatan yang sudah zona hijau. Selain itu, ASN yang bertugas di pelayanan kesehatan tetap masuk dengan jadwal yang diatur pimpinan masing-masing.

“Ada revisi,” ungkap Suriana, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Maros.

Di surat edaran sebelumnya memang berbunyi ASN diliburkan selama hari. Namun, Rabu sore, 22 Juli 2020, kebijakannya diubah dengan meminta ASM tetap bekerja dari rumah.

“Agar program kerja dan pelayanan masyarakat tetap berjalan,” kata Suriana.

Dalam surat tersebut, ASN yang terkonfirmasi positif Covid-19, masa WFH berlaku selama 14 hari. Kecuali bagi mereka yang sedang dirawat di rumah sakit.

Adapun kewajiban ASN selama WFH, yakni melaporkan aktivitas pada aplikasi E-TPP. Karenanya, mereka tetap mendapatkan tunjangan kinerja.

Sebelumnya, pertimbangan dikeluarkan surat edaran ini, yakni jumlah laporan terkonfirmasi positif Covid-19 di lingkungan instansi Pemkab Maros dinilai makin meningkat. Kebijakan tak bekerja di kantor pun diambil dengan tujuan mencegah dan meminimalisir penyebaran virus. (kar)

Penulis : | Editor :

Related posts