PLN Maros Berlakukan Sanksi Tegas Penunggak Listrik

Ilustrasi KWH meter listrik. (FOTO: INT)

MAROS, MM – PLN Maros mengingatkan kepada masyarakat atau pelanggan PLN agar tidak terlambat melunasi pembayaran tagihan listrik. Jika menunggak, sanksinya amat serius.

Manager PT PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Maros, Ahmad Amirul Syarif, menguraikan, sanksi sudah mulai berlaku apabila pelanggan menunggak satu bulan. Petugas akan melakukan pemutusan sementara.

Read More

“Pihak kami akan menyegel MCB-nya (Miniature Circuit Breaker). Jadi kami ingatkan agar dilunasi sebelum tanggal 20,” unkapnya, Senin, 31 Agustus 2020.

Petugas PLN pun, kata dia, akan melakukan penyegelan. “Kalau ada pelanggan yang membuka segel tersebut sebelum dilunasi, maka urusannya harus diselesaikan di kantor,” imbuhnya.

Ia melanjutkan, jika tunggakan berlanjut ke bulan kedua, maka sanksinya bertambah. Petugas akan melakukan pembongkaran Alat Pengukur dan Pembatas (APP).

“APP-nya akan dibongkar, termasuk KWH Meter dan MCB-nya. Juga diputus dari tiang migrasi ke meter prabayar,” tegasnya.

Kemudian, kalau sampai di bulan ketiga, pelanggam tak juga membayar, maka sanksinya sangat serius. Tak ada toleransi lagi.

“Semua akan dicabut, perangkat-perangkat akan dibongkar. Langganan akan dihentikan,” pungkasnya. (mal)

Penulis : | Editor :

Related posts