Gugus Tugas Covid-19 Bubar, Transisi Menuju Normal Ditangani Satgas

Rapat koordinasi Satgas Covid-19 Pemkot Makassar. (FOTO: IST)

MAKASSAR, MM – Tidak ada lagi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Makassar. Dibubarkan sejak Senin, 26 Oktober 2020.

Tetapi, bukan berarti kerja-kerja untuk segera keluar dari pandemi selesai. Kini Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Makassar digantikan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 yang baru dibentuk.

Read More

“Satgas kita bentuk berdasarkan rujukan dari Pemprov Sulsel,” ujar Rudy Djamaluddin, Pj Wali Kota Makassar saat memimpin Rapat Koprdinasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di Makassar, kemarin.

Rujukan lain adalah keputusan pemerintah pusat yang telah menurunkan status Kota Makassar dari zona merah ke zona oranye. Diikuti surat edaran terkait berakhirnya masa kerja Tim Gugus Tugas.

“Gugus Tugas itu bekerja ketika dalam situasi darurat, sedangkan Satuan Tugas ini bekerja saat transisi menuju normal. Jadi, pengendalian COVID-19 tetap berjalan, bekerja bahu membahu, baik dengan TNI-Polri, maupun stakholder lainnya,” katanya.

Rudy mengatakan Satpol-PP menjadi ujung tombak dari penegakkan Perwali 51 dan 53 untuk menekan angka penyebaran Covid-19 di Makassar.

“Demikian pula untuk penanganan masalah kesehatan itu melekat pada Dinas Kesehatan, termasuk OPD lainnya masing-masing bertugas melakukan penanganan Covid-19 sesuai dengan tupoksinya. Jadi kita tidak perlu lagi menerbitkan regulasi baru, karena masing-masing urusan melekat di setiap OPD,” jelasnya.

Dandim 1408/BS Makassar Kol (Inf) Andriyanto mengingatkan untuk tetap meningkatkan kewaspadaan meskipun status Makassar diturunkan statusnya ke zona oranye.

“Ini menjadi tantangan kita bersama untuk menjaga jangan sampai status kita kembali ke zona merah. Apalagi ke depan kita menghadapi momen libur panjang dan juga tahapan Pilkada yang berpotensi melahirkan terjadinya klaster baru” ujarnya. (mal)

Penulis : | Editor :

Related posts