Bangkit di Tengah Pandemi, BSS Land dan BIK Mulai Akad Kredit Massal

Penandatanganan akad calon user perumahan Sakatama. (FOTO: IST)

MAROS, MM – Sempat tertunda berbulan-bulan karena pandemi Covid-19, pengembang PT Sanusi Karsa Tama (Sakatama) akhirnya bisa menggelar akad kredit massal untuk dua perumahannya; Bukit Indah Kapuk dan BSS Land Mandai.

Akad kredit bersama BTN Syariah yang diikuti puluhan calon user itu dihelat di Studio 1 RRI Makassar, Rabu, 26 November 2020. “Ini yang pertama dan terakhir tahun ini untuk rumah bersubsidi,” ujar Abdul Salam, owner Sakatama.

Read More

Salam menggambarkan betapa situasi tahun ini cukup sulit. Sebab pada 2019 lalu akad kredit massal bisa dilakukan berkali-kali. Akad kredit selama pandemi tetap terlaksana namun lebih banyak perorangan.

Namun, Sakatama tetap optimistis menatap tahun depan. Apalagi, unit rumah pada dua perumahan tersebut sudah siap huni. “Semuanya ready. Jadi kita tinggal pasarkan. Mudah-mudahan pandemi juga segera berlalu,” tambah pria bergelar akademik insinyur itu.

Sakatama adalah mitra pemerintah dalam penyediaan rumah bersubsidi. Di Bukit Indah Kapuk itu misalnya, sudah ada 300-an unit rumah yang terbangun dengan tingkat hunian di atas 70 persen.

Sakatama mulai ikut mengurusi rumah bersubsidi kira-kira pada 2015. Lahan perusahaan yang kosong di Moncongloe dibanguni Bumi Salam Sejahtera (BSS) 1 dengan 122 unit rumah di dalamnya. Diikuti BSS 2 yang memiliki 800 unit rumah, di sekitar situ juga.

Sakatama dalam relatif waktu singkat mampu membangun banyak rumah. Sebab BSS Land Mandai, beberapa kilometer dari BSS 1 dan BSS 2, juga mampu diwujudkan. Kini sudah ada 800 unit rumah di situ dan Salam yakin bisa membangun hingga 2.500 unit. Ditambah lagi Bukit Indah Kapuk dengan target 1.500 unit rumah bersubsidi. (fik)

Penulis : | Editor :

Related posts