Pengukuhan MKT Maros; Para Datu, Karaeng, hingga Arung Bakal Hadir

Ketua terpilih MKT Maros, Andi Fahry Makkasau Krg Ujung. (FOTO: IST)

MAROS, MM – Pengukuhan Majelis Keturunan Tomanurung (MKT) Maros, Minggu, 22 Desember 2020, bakal jadi ajang silaturahmi. Para datu, karaeng, Arung, hingga pemangku adat bakal kumpul.

Ketua terpilih MKT Maros, Andi Fahry Makkasau Krg Unjung menuturkan, sudah banyak yang mengonfirmasi bakal hadir. Di antaranya adalah YM Andi Bau Dala Uleng Bau Massepe Sultanah Badriah (Datu Suppa XXX).

Read More

“Beliau-beliau YM akan disambut oleh YM Andi Abdul Waris Karaeng Sioja selaku Karaeng Marusu yang merupakan Ketua Dewan Penasihat MKT Maros,” ujar Fahry, Kamis, 12 Desember 2020.

Mantan wakil ketua DPRD Maros itu menambahkan bahwa persiapan pelantikan sudah hampir rampung. Pengurus sudah terbentuk. Terdiri atas trah dan keturunan dari 22 eks kerajaan yang pernah ada di Maros.

“Semua sudah siap untuk dilantik dan dikukuhkan,” imbuh pewaris Karaeng Simbang itu.

Fahry berharap MKT ini akan hadir sebagai oase di tengah hausnya generasi muda akan pemahaman sejarah, budaya, dan adat istiadat daerah.

“Bukan mengembalikan feodalisme lama tetapi justru akan bersinergi dengan seluruh rakyat sampai di lapisan terbawah dalam melestarikan adat dan budaya di Kabupaten Maros khususnya,” timpalnya.

Rencananya, pengukuhan dan pelantikan akan dihelat pukul 10.00 Wita. Ketua MKT Sulsel, YM Andi Pamadengrukka Mappanyompa (Arung Timurung) yang bakal melantik. Dia akan hadir bersama sejumlah dewan pengurus pusat.

Jumlah undangan, tutur ketua panitia, Andi Nurfaidah Petta Puji, terpaksa dibatasi lantaran masih suasana pandemi. Terutama pejabat-pejabat pemerintah yang instansinya dikabarkan menjadi klaster penyebaran pandemi Covid-19.

Cucu Karaeng Bontoa Itu menjamin acara dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat. Mengatur jarak, memakai masker, dan meniadakan jabat tangan dan kontak fisik lainnya.

MKT di Sulawesi Selatan telah sah berdiri dengan izin Kemenkum dan HAM No. AHU-0005580.AH.01.07 Tahun 2019 sehingga dipandang sudah saatnya mengembangkan sayap organisasi di seluruh daerah di provinsi ini. (fik)

Penulis : | Editor :

Related posts