29 Positif Covid-19 dalam Sehari, Rekor Tertinggi di Maros Selama Pandemi

Swab test pada salah satu kantor di Maros, beberapa waktu lalu. (FOTO: DOK)

MAROS, MM – Faktanya pandemi Covid-19 memang belum selesai. Angkanya masih saja mencemaskan. Bahkan khusus di Maros, ada rekor yang pecah Jumat, 25 Desember 2020.

Dalam sehari, pertambahan angka positif Covid-19 di Maros sebanyak 29 orang. Itu melampaui catatan harian di kabupaten ini sejak pandemi, Maret lalu.

Read More

Juru bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Maros, dr Syarifuddin pun mengakui bahwa itu angka tertinggi selama ini.

Dari jumlah itu, sebanyak 19 warga Kecamatan Turikale. Sedangkan 8 lainnya merupakan warga Pakalu, Kecamatan Bantimurung. Sisanya warga Maros Baru.

Kabar baiknya, semuanya dalam kondisi relatif bagus. Hanya perlu melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Di hari yang sama dinyatakan ada 11 orang positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh. Artinya hasil pemeriksaan terbaru sudah menunjukkan hasil negatif.

Data hingga kemarin, angka positif kembali di kisaran 90 orang. Sama dengan tren awal Desember. Persentasenya adalah 10,3 persen dari total yang terkonfirmasi positif sejak Maret sebanyak 870 orang.

Artinya jika dibalik angka kesembuhan di Maros mencapai 89,7 persen. Meski begitu, menurut Syarifuddin, tren peningkatan dalam beberapa hari ini tetap perlu mendapat perhatian.

Pihaknya meminta masyarakat tidak abai. Protokol kesehatan sudah harus jadi gaya hidup. Tak perlu lagi diingatkan.

Momentum yang diwaspadai terdekat adalah malam pergantian tahun. Makanya Satgas mendukung penuh keputusan Bupati Maros yang melarang perayaan tahun baru, bagaimana pun bentuknya. Baik di luar maupun dalam ruangan.

Pada malam jelang 1 Januari 2021, aktivitas tempat nongkrong semisal warkop dan kafe, termasuk di kawasan kuliner PTB juga sudah diminta untuk membatasi jam operasional. Hanya sampai pukul 19.00 Wita. (mal) 

Penulis : | Editor :

Related posts