Disdik Maros Tunda Sekolah Tatap Muka hingga 1 April

Kadis Pendidikan Maros, Takdir. (FOTO: YUSUF/MATAMAROS.COM)

MAROS, MM – Proses Belajar Mengajar (PBM) dengan cara tatap muka langsung di Kabupaten Maros, batal digelar. Peningkatan kasus positif Covid-19 yang cukup signifikan belakangan ini menjadi alasannya.

PBM, beber Kepala Dinas Pendidikan (Diknas) Kabupaten Maros, M Takdir, masih akan digelar secara online atau daring. Sudah berjalan mulai 4 Januari sampai 1 April 2020 mendatang.

Read More

“Rencana sebelumnya untuk tahun ajaran 2021 ini PBM akan kita awali dengan tatap muka langsung. Akan tetapi, peningkatan laju pandemi dan juga berdasarkan surat edaran dari pemerintah sehingga metode daring masih dilakukan,” kata Takdir kepada MataMaros.Com, Senin, 11 Januari 2021.

Sekolah daring memang kembali dilakoni siswa di Maros. Kepala SMP Negeri 2 Maros, Jabbar Pasuloi, menuturkan bahwa itu pilihan terbaik saat ini, meskipun dalam pelaksanaannya menemukan sejumlah kendala.

“Kendalanya itu adalah siswa yang tidak punya android, kualitas jaringan di rumahnya yang tidak memadai,” ucapnya.

Kepala SMP Negeri 2 Maros, Jabbar Pasuloi. (FOTO: YUSUF/MATAMAROS.COM)

Pihaknya pun mencari solusi. Misalnya membuatkan kelompok belajar kecil dengan memperhatikan protokol kesehatan. Nantinya guru mata pelajaran yang bersangkutan datang ke rumah siswa.

Dari 935 siswa yang ada di SMPN 2 Maros, kurang lebih 40 orang siswa yang mengikuti PBM tatap muka langsung atau luring. Mereka dibagi menjadi beberapa kelompok kecil.

“Proses ini akan terus kami lakukan sampai menunggu arahan selanjutnya dari pemerintah,” katanya. (suf)

Penulis : | Editor :

Related posts