Pakaian dan Sembako; Kebutuhan Mendesak 6 Pengungsi Mamuju di Maros Baru

Anggota organisasi kepemudaan membawakan bantuan untuk pengungsi gempa Sulbar di Dusun Tebbange, Desa Borikamase, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros. (FOTO: MUHAMMAD YUSUF/MATAMAROS.COM)

MAROS, MM – Tidak sedikit warga Mamuju, Sulbar yang didera trauma akibat gempa bumi. Termasuk enam warga yang memilih mengungsi ke Dusun Tebbange, Desa Borikamase, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, Provinsi Sulsel. Mereka pergi lantaran ketakutan terjadi gempa bumi susulan.

“Nanti gempa bumi lagi, jadi kami ke sini dulu,” kata Hamdana, Rabu, 20 Januari 2021.

Tak ada yang tersisa dari gempa bumi dahsyat itu, kecuali baju yang di badan dan juga beberapa surat-surat penting seperti kartu keluarga (KK). Bersama anak-anaknya, ia mengungsi ke rumah M Syukur di Dusun Tebbange, sahabat lama orang tuanya.

“Teman bapak,” singkatnya.

Camat Maros Baru, A Wandi Patabai mengaku telah menerima informasi tersebut. Pihaknya juga telah melakukan pendataan dan memberikan sejumlah bantuan logistik.  “Berupa bahan makanan untuk keperluan sehari-hari,” katanya.

Ia juga telah meminta kepada pemerintah setempat yakni Kepala Desa Borikamase, untuk melakukan pemantauan kepada para pengungsi tersebut. “Pak Desa kita minta agar setiap saat dicek. Kebutuhan, kesehatan, dan sebagainya,” ujarnya.

Kepala Desa Borikamase, Aswing, menerangkan, saat ini kondisi keenam pengungsi itu dalam keadaan sehat. Pihaknya juga telah mendata sejumlah kebutuhan para pengungsi. “Paling mendesak dibutuhkan adalah pakaian dan juga sembako,” ujar Aswing.

Bantuan mulai datang dari berbagai pihak. Seperti PPA dan juga organisasi kepemudaan Alpa 4147 Maros.
(suf)

Penulis : | Editor :

Related posts