Poros Maros-Makassar Macet Total, Pengguna Jalan Sayangkan Tak Ada Mediasi

Massa membakar ban di jalan poros. (FOTO: MUHAMMAD YUSUF/MATAMAROS.COM)

MAROS, MM – Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh seratusan massa dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Cabang Maros, membuat geram pengguna jalan. Mereka ikut menyoroti sikap pihak PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura Support Cabang Makassar yang seolah cuek terhadap aksi yang melumpuhkan arus lalulintas di jalan poros Maros-Makassar.

Wawan, sopir angkutan umum yang hendak menuju Kota Makassar mengatakan pihak manajemen kedua PT tersebut seharusnya mengambil langkah taktis dengan menerima para pengujuk rasa, agar kemacetan tidak terjadi.

Read More

“Ini demo karena menuntut haknya tawwa. Seharusnya, buka ruang dan temui. Jangan biarkan berlama-lama di jalan seperti ini karena kami juga ikut dirugikan,” keluhnya.

Begitu juga dikatakan Ali, yang hendak ke Kota Makassar membawa sejumlah ikan hasil laut. Merasa kesal lantaran di mana-mana terjadi macet.

“Jaluralternatif di Kecamatan Marusu juga macet ki. Banyak yang lewat sana dan jalan sempit,” katanya.

Massa memang melakukan unjuk rasa di persimpangan dekat bandara lama, kemacetan terjadi hingga beberapa kilometer. Mereka membakar ban bekas dan menggunakan mobil sebagai mimbar dalam berorasi.

Dalam aksinya mereka menuntut pertanggungjawaban PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura Support cabang Makassar dalam hal dugaan intimidasi, pembayaran selisih gaji di bulan Januari 2021 dan pembayaran upah sesuai UMP yang telah ditetapkan oleh Gubernur.

Sampai saat ini belum ada sepatah kata pun dari pihak yang didemo. (suf) 

Penulis : | Editor :

Related posts