Dua Pertashop Pertama di Maros Siap Beroperasi

Pertashop Bukit Indah Kapuk di Tanralili. (FOTO: MATAMAROS.COM)

MAROS, MM – Tidak sampai dua bulan sejak proses awal pembangunan, pertashop atau SPBU sederhana resmi Pertamina pertama di Kabupaten Maros, sudah siap digunakan. Namanya Pertashop Bukit Indah Kapuk di Desa Purnakarya, Kecamatan Tanralili.

PT Sanusi Karsa Tama Energi sebagai pengembang pertashop tersebut sudah melakukan perekrutan calon pegawai dan bahkan melakukan serangkaian pelatihan.

Read More

Sakatama Energi langsung melakukan proses itu untuk dua pertashop-nya. Sebab Pertashop Moncongloe di Desa Moncongloe Bulu, Kecamatan Moncongloe juga sudah siap beroperasi.

“Tinggal menunggu jadwal peresmian dari pihak Pertamina,” ujar Salam, Rabu, 10 Februari 2021.

Salam juga mengaku bahagia karena ikhtiar ini menciptakan lapangan kerja baru untuk putra-putri Kabupaten Maros.

Kedua pertashop itu juga sudah melakukan pengisian perdana bahan bakar minyak (BBM) dua hari lalu, setelah melalui tahapan pemeriksaan dan pengujian dari safety team PT Pertamina (Persero).

Training calon pegawai pertashop Sakatama Energi. (FOTO: MATAMAROS.COM)

Pertashop adalah SPBU dengan versi lebih sederhana. Pertamina bekerja sama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Percontohan Pertashop pertama di Sulsel dibangun di Malakaji, Kabupaten Gowa.

Salam berharap pertashop Sakatama Energi bisa jadi pilot project bagi wilayah lain di Maros. Sebab ini peluang yang dibuka lebar oleh Pertamina dengan skema kemitraan.

Sebelumnya, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Jakarta, mengatakan, Pertamina menargetkan memiliki 40 ribu outlet pertashop dalam empat tahun ke depan. Meski menurutnya jumlah tersebut masih terlalu sedikit jika program yang ingin dicapai adalah One Village One Pertashop atau satu desa satu pertashop. Dia menginginkan ada 780 ribu pertashop.

Ahok juga mengundang para investor untuk bekerja sama dengan Pertamina di sektor hulu. Sebab dengan kerja sama tersebut, mereka juga bisa ber-partner dengan Pertamina dalam hal distribusi. Terlebih Pertamina memiliki ribuan SPBU atau Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum yang tersebar di seluruh Indonesia

“Ada 7.461 stasiun bahan bakar. Itulah mengapa kami percaya investor ketika mereka masuk, di hulu kami, mereka juga dapat bermitra dengan kami, dalam logistik dan rantai pasokan,” imbuhnya.

Pertashop tersebut akan menjadi lembaga penyalur resmi BBM, elpiji, dan pelumas Pertamina berskala kecil yang digalakkan di desa-desa seluruh Indonesia. (mal) 

Penulis : | Editor :

Related posts