Buka 20 Ribu Peluang Kerja, Irfan AB: Butuh Kepala OPD yang Inovatif

Andi Muhammad Irfan AB (tengah) diapit Chaidir Syam dan Suhartina Bohari di Rujab Bupati Maros, Jumat, 26 Februari 2021. (FOTO: IST)

MAROS, MM – Anggota DPRD Sulsel, Andi Muhammad Irfan AB yakin Bupati dan Wakil Bupati Maros, Chaidir Syam dan Suhartina Bohari akan langsung action. Sebab, masa jabatan ternyata tidak sampai lima tahun. Hanya kisaran 3 tahun 8 bulan.

Makanya, kata Irfan, penting bagi Chaidir-Suhartina untuk langsung fokus pada penuntasan 11 program utama yang diusung pasangan Maros Keren di Pilkada Maros 2020 itu.

Read More

Politikus PAN itu menggarisbawahi program penyediaan akses 20 ribu peluang kerja baru.

“Itu menurut saya begitu penting dan memang dibutuhkan. Saya yakin dengan pengalaman Pak Chaidir dan Bu Suhartina, hal tersebut bisa diwujudkan,” ujar Irfan saat jadi narasumber acara obrolan yang dihelat akun Maros TV di Facebook dari Rumah Jabatan Bupati Maros, Jumat, 26 Februari 2021.

Ketua Tim Pemenangan Maros Keren di Pilkada Maros 2020 itu menyebut ada dua faktor yang bisa mendorong target itu. Pertama, leadership atau kepemimpinan bupati serta wakilnya dan itu diyakini sudah on the track. Kedua, dukungan kepala-kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Irfan menyebut syarat pimpinan OPD yang dibutuhkan pemerintahan Chaidir Syam-Suhartina, yakni inovatif.

“Dalam kondisi sekarang, apalagi persaingan makin kompetitif, hanya inovasi yang bisa membuat kita mampu memenangkan segala hal,” tambahnya.

Banyaknya program dan janji politik yang harus ditunyaskan Chaidir-Suhartina dalam waktu relatif singkat, menurut Irfan, benar-benar membuat peran kepala OPD begitu strategis. Mereka yang akan mengurusi sampai ke hal teknis.

Pada kesempatan berbeda, Chaidir sempat menyinggung soal digitalisasi pemerintahan. Menurut dia, sistem seperti itu tak bisa pungkiri, apalagi di era pandemi Covid-19 seperti saat ini. Semua harus memunculkan kreativitas dan inovasinya.

“Kita mau ke depannya pemerintahan lebih dekat dari masyarakat. Misal pelayanan di Disdukcapil kalau bisa sampai di kecamatan atau di desa saja. Tak perlu berbondong-bondong ke kabupaten,” kata mantan ketua DPRD Maros itu.

Suhartina yang berdiri di sampingnya menambahkan bahwa visi misi Maros Keren memang merujuk pada semangat membangun dari desa. (ast) 

Penulis : | Editor :

Related posts