Diresmikan Bupati, Ini Filosofi Tugu Covid-19 di Tanralili

Penyambutan Bupati Maros dan rombongan di Bukit Indah Kapuk, Tanralili, Senin, 1 Maret 2021. (FOTO: KOMINFO MAROS)

MAROS, MM – Tugu itu berbentuk kupu-kupu, khas Maros. Namun ada makna lain, yaitu bentuk penghargaan terhadap orang-orang di garda depan penanganan Covid-19 selama ini.

Ya, Tugu Covid-19 di Desa Purnakarya, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, itu akhirnya diresmikan. Bupati Maros, Chaidir Syam menandatangani prasasti, Senin, 1 Maret 2021.

Read More

Lokasi tugu itu ada di Bukit Indah Kapuk, sebuah perumahan tiga klaster, yakni vila, ruko, dan rumah bersubsidi. Di tempat yang berada di atas bukit itu juga Pemkab Maros menggelar Musrenbang tingkat Kecamatan Tanralili.

Chaidir mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintahan bahu-membahu. Termasuk dalam masa pandemi Covid-19. Dia menyebut adanya keterbatasan anggaran akibat recofusing tidak boleh membuat lemah.

”Cara menghadapinya itu semua elemen harus bersatu, untuk menghasilkan program kerja yang betul-betul inovatif dan kreatif,” ujarnya.

Makna Monumen

Tugu yang diresmikan Chaidir dibangun sejak tahun lalu. Di masa-masa awal pandemi. Inisiatornya, Abdul Salam menuturkan bahwa monumen itu yang dipersembahkan untuk dokter, perawat, dan semua garda terdepan penanganan pasien Covid-19.

Salam merasa perlu mengabadikan ucapan terima kasih. Saat kebanyakan orang, apalagi di awal pandemi, diminta untuk menjaga diri di rumah, ada yang harus tetap berjibaku dengan virus.

Merekalah para pahlawan medis itu. Pakaian tebal dan segala yang diperuntukkan untuk melindungi diri bukan jaminan terbebas dari penularan. Terbukti ada beberapa orang yang gugur usai menjalankan tugas di ruang perawatan.

“Itulah mengapa tugu love ini didirikan. Kami kehabisan kata-kata untuk melafalkan terima kasih. Biarlah ini yang mewakili, abadi, selamanya,” tutur Salam.

Meski sudah selesai, Salam memang tak mau terburu-buru melakukan peresmian. Rencananya bahkan baru akan diresmikan saat pandemi berakhir. Namun melihat perlunya tambahan semangat menjalani hari-hari new normal, akhirnya prasasti diteken.

“Kami membuat tugu itu sekokoh mungkin, di atas ketinggian. Melibatkan para seniman,” imbuh Komisaris Utama PT Sanusi Karsa Tama, pengembang perumahan Bukit Indah Kapuk itu.

Salam mengucapkan terima kasih kepada bupati Maros yang sudah meresmikan tugu. Katanya itu menambah semangat dia dan juga jajarannya untuk terus menjalankan usaha meski di tengah pandemi. (ast) 

Penulis : | Editor :

Related posts