HPPMI UMI Demo di Depan Kantor Bupati dan DPRD Maros

Aksi demonstrasi mahasiswa dari HPPMI Komisariat UMI di depan Kantor Bupati Maros, Kamis, 4 Maret 2021. (FOTO: MUHAMMAD YUSUF/MATAMAROS.COM)

MAROS, MM – Puluhan mahasiswa dari Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Indonesia (HPPMI) Komisariat UMI melakukan aksi demonstrasi di Gedung DPRD Kabupaten Maros, Kamis, 4 Maret 2021.

Dalam aksinya mereka menuntut Bupati dan Wakil Bupati Maros, Chaidir Syam dan Suhartina Bohari mengimplementasikan seluruh janji kampanyenya. Mereka juga meminta pihak legislatif maksimal melakukan pengawasan.

Read More

“Aksi kami ini merupakan warning untuk bupati dan wakil bupati Maros yang belum seminggu dilantik. Agar kontrak politiknya saat musim kampanye betul-betul direalisasikan,” ujar Erpan Prakasa, ketua HPPMI Komisariat UMI Erpan Prakasa.

Tuntutan lain mereka adalah bupati dan wakil bupati Maros menyelesaikan permasalahan yang timbul pada pemerintahan sebelumnya. Ada juga poin agar kepala daerah tidak melakukan praktik korupsi.

Beberapa menit melakukan orasi di depan gedung DPRD Maros, para peserta aksi diterima oleh salah seorang anggota Komisi III DPRD Maros, Rahmat Hidayat.

Rahmat bilang, pihaknya semaksimal mungkin akan melakukan fungsi pengawasan terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah saat ini.

“Terima kasih adik-adik mahasiswa karena sampai hari ini tidak lelah untuk mengingatkan kami. Insyaallah kita sama-sama kawal dan awasi pemerintah,” katanya.

Setelah bertemu anggota dewan, pengunjuk rasa konvoi dan melanjutkan demonstrasinya di Jalan Poros Maros-Makassar, pas depan Kantor Bupati.

Di sana mereka menutup satu lajur jalan dengan membakar ban bekas. Sempat terjadi adu mulut antara mahasiswa dengan pihak kepolisian, saat salah seorang polisi berusaha memadamkan api.

“Kukira ini aksi damai, sudah mi. Kau lihat di sana macet, orang mengeluh,” terdengar dari seorang anggota polisi yang melakukan pengawalan demo.

Tidak berselang lama, puluhan mahasiswa pun bergeser ke dalam Kantor Bupati Maros untuk menyampaikan sejumlah pernyataan sikap.

Sebelumnya pada pidato perdana sebagai bupati, 26 Februari 2021, Chaidir menyatakan siap selalu menerima saran dan kritik. Mantan ketua DPRD Maros itu bahkan menyebut saran dan kritik itu sebagai kewajiban masyarakat. (suf) 

Penulis : | Editor :

Related posts