Banyak Refocusing, Chaidir Minta Khusus Anggaran PAUD Jangan Dipotong

Perayaan HUT ke-18 FK-PPKB PAUD Kabupaten Maros di Gedung Serbaguna, Turikale, Jumat, 5 Maret 2021. (FOTO: IST)

MAROS, MM – Bupati Maros, Chaidir Syam mengakui bahwa banyak sektor penganggaran yang harus refocusing. Ada pengurangan di sana-sini lantaran pandemi Covid-19. Dia sudah meminta semua organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menunda program yang tidak prioritas.

Read More

Namun untuk sektor Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Chaidir punya pesan khusus. Alih-alih dipotong, malah harus ditambah anggarannya. Terutama yang terkait kesejahteraan tenaga pendidik atau guru.

“Khusus di Dinas Pendidikan, satu pesan saya, bisa yang lainnya dipotong tapi untuk PAUD jangan sama sekali,” ujar mantan ketua DPRD Maros itu saat memberi kata sambutan pada peringatan hari ulang tahun ke-18 Forum Komunikasi Pengelola dan Pendidik Kelompok Bermain (FK-PPKB) PAUD Kabupaten Maros di Gedung Serbaguna, Turikale, Maros, Jumat, 5 Maret 2021.

Chaidir mencontohkan honor guru PAUD. Jika tahun lalu honornya hanya Rp300 ribu per bulan, tahun ini paling tidak sudah bisa Rp500 ribu setiap bulan.

Pemotongan nasi tumpeng oleh Bunda PAUD Kabupaten Maros. (FOTO: ASTY UTAMI/MATAMAROS.COM)

Namun dia juga berpesan kepada seluruh pendidik agar lebih meningkatkan kualitas. Sebab saat ini perkembangan zaman semakin cepat.

“Anak-anak usia dini kita tambah cerdas. Apalagi anak-anak yang sudah memegang HP Android,” tutur pria 44 tahun itu.

Saat ini jumlah peserta didik kelompok bermain di Maros ada 4.771 orang, tenaga pendidik 516 orang. Sedangkan jumlah peserta didik 3.583 orang.

Acara tersebut juga dihadiri anggota DPRD Sulsel, Andi Muhammad Irfan AB; Wakil Ketua DPRD Maros, Haeriah Rahman; Kepala Dinas Pendidikan Maros, M Takdir; Bunda PAUD sekaligus Ketua Tim Penggerak PK Maros, Ulfiah Nur Yusuf Chaidir; serta Ketua Himpaudi Wilayah Sulawesi Selatan, Andi Majdah Zain. (ast) 

Penulis : | Editor :

Related posts