KNPI Pusat Sepakat Islah, Bagaimana di Maros?

MAROS, MM – Tiga versi Komite Pemuda Nasional Indonesia (KNPI) di pusat sepakat islah. Ketiga kepengurusan bahkan sudah menjadwalkan kongres bersama.

Nah, bagaimana aplikasinya hingga daerah?

Read More

DPD II KNPI Maros kubu Noer Fajriansyah, melalui wakil ketua Abudhar, berharap rencana kongres bersama itu, bisa mengakhiri konflik. Alasannya, kondisi kritis sekarang ini membutuhkan harmonisasi pemuda.

“Harmonisasi pemuda sedikit terganggu dengan terbelahnya KNPI. Apalagi kondisi bangsa hari ini yang babak belur dihantam Covid-19. Diperlukan sinergitas semua elemen, utamanya para pemuda untuk bersatu dan bersama bangkit dari keterpurukan,” ujarnya, Selasa, 9 Maret 2021.

Abudhar menilai, dinamika organisasi seperti ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Makanya momentum islah bagi dia tak boleh dilewatkan.

DPD II KNPI Maros kubu Mustahuddin (sebelumnya Haris Pratama) juga menyatakan dukungan untuk segala bentuk rekonsiliasi di tubuh KNPI. Namun, kata Sekretaris DPD II KNPI Maros, Ali Rusdy, dalam pelaksanaannya harus melibatkan seluruh komponen berdasarkan aturan organisasi.

“Tentu kita dukung. Cuma kita juga menunggu bagaimana dampaknya ke daerah yang sudah terbelah hingga ke kecamatan. Melibatkan seluruh komponen dan sesuai dengan aturan organisasi yang ada,” tuturnya.

Pihaknya juga menekankan agar setelah rekonsiliasi tidak ada lagi ¬†yang bertikai. “Tidak ada pihak yang dizalimi dan tidak ada pihak yang dikecewakan, serta tidak ada lagi suara sumbang,” tambah Ali Rusdy.

Meski demikian, kepengurusannya masih menunggu perkembangan serta petunjuk dan instruksi secara berjenjang dari DPP maupun DPD KNPI Sulsel.

Sebelumnya, isu musda bersama di DPD KNPI Maros juga sempat mencuat. Menyusul adanya keputusan bersama untuk mengakhiri konflik di DPP KNPI. Ketua umum tiga versi KNPI; Noer Fajrieansyah, Abdul Azis, dan Mustahuddin, sepakat untuk bersatu. (suf) 

Penulis : | Editor :

Related posts