Hujan Ekstrem di Hulu Sungai Maros, Waspada Banjir

Pengendara melintasi jembatan di atas Sungai Maros, Rabu, 10 Maret 2021. Ketinggian air semakin meningkat. (FOTO: MUHAMMAD YUSUF/MATAMAROS.COM)

MAROS, MM – Dua hari terakhir ini Kabupaten Maros terus diguyur hujan lebat. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Maros memprediksi akan terjadi hingga esok hari.

“Hujan sedang hingga ekstrem,” ujar Eko Prasetyo, bagian observasi Stasiun Klimatologi Maros, Rabu, 10 Maret 2021.

Read More

Eko bilang, khusus hari ini dari peta pemantauan cuaca banyak terjadi hujan ekstrem. Ia pun mengimbau  masyarakat waspada akan terjadinya banjir.

“Untuk pengukuran hujan hari ini banyak terjadi hujan ekstrem (>=100 mm/hari) hulu Sungai Maros di Kecamatan Tompobulu 172 mm, prakiraan hujan hari ini masih akan terjadi hujan sedang hingga lebat, sebaiknya daerah yang rawan genangan untuk waspada,” katanya.

Tidak hanya Maros, sejumlah daerah antara lain Barru, Pangkep, Maros, Gowa, Takalar, Jeneponto, dan Selayar juga akan diguyur hujan dengan intensitas yang sama.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maros, M Fadli, dalam menanggapi situasi saat ini pun tengah menyiagakan personel dan sejumlah sarana pendukung.

“Kita juga siaga di posko, sambil koordinasi dengan teman-teman di kecamatan terkait kondisi terkini air,” ungkapnya.

Pihaknya juga telah memetakan wilayah-wilayah yang terbilang rawan terjadi banjir. Ada tiga desa di tiga kecamatan yakni Mattirodeceng, Kecamatan Lau, Kampala, Kecamatan Marusu, dan Borikamase, Maros Baru.

“Sejauh ini belum ada laporan. Ada tiga wilayah itu yang kita lakukan pemantauan utama,” beber mantan camat Turikale itu. (suf)¬†

Penulis : | Editor :

Related posts