Perumahan Nur Azila Kebanjiran, Warga: Akibat Proyek Pengusaha Terkenal Itu

Masjid di dalam perumahan Griya Nur Azila ikut tergenang. (FOTO: MUHAMMAD YUSUF/MATAMAROS.COM)

MAROS, MM – Tiga bulan lalu warga perumahan Griya Nur Azila, Bulu-bulu, Desa Marumpa, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros terdampak banjir. Sejak kemarin hingga hari ini kembali terulang. Kondisinya pun sama, puluhan rumah dan juga masjid tergenang.

Usman, ketua RT setempat yakin kondisi ini merupakan imbas dari bangunan proyek yang ada di sekitar perumahan tersebut. Ia sudah menyampaikan hal tersebut ke DPRD Maros melalui komisi II.

Read More

“Sudah dilakukan RDP (rapat dengar pendapat) beberapa bulan lalu. Mereka berjanji untuk turun meninjau. Karena banjir ini akibat dari tumpukan material proyek yang memenuhi drainase perumahan,” kata Usman, Jumat, 12 Maret 2021.

Warga perumahan Griya Nur Azila sudah dua kali mengalami banjir dalam tiga bulan terakhir. (FOTO: MUHAMMAD YUSUF/MATAMAROS.COM)

Warga lain Norma, juga mengeluhkan rumahnya yang sudah dua hari kebanjiran. Ia bilang, sebelum adanya tumpukan material proyek, perumahan tempatnya tinggal tak pernah kebanjiran.

“Tahun-tahun sebelumnya tidak pernah begini. Nanti ada itu timbunan proyek,” katanya.

Warga menduga, proyek tersebut merupakan milik salah seorang pengusaha terkenal Maros, Ronald, yang juga pemilik dari PT Giarto Audry Cemerlang. Ronald diketahui kini menjadi pemilik lahan cukup luas. Membentang dari Bulu-bulu dan juga beberapa wilayah lain di Kabupaten Maros.

Ketua Komisi II DPRD Maros, Amran Yusuf, yang memimpin jalannya RDP tiga bulan lalu mengaku perlu melakukan analisis mendalam.

“Iya memang kita akan survei itu. Tapi, kami perlu dalami duduk persoalannya,” ucapnya.

“Ada beberapa dokumen yang perlu diperiksa. Seperti dokumen PL banjir pengembang perumahan Nur Azila dan kawasan pergudangan Pak Ronald yang dituding warga sebagai dalang dari banjir,” ungkapnya.

Dalam waktu dekat, lanjut mantan kepala desa Pabentengan itu, pihaknya akan merampungkan dan mencari solusi untuk mengatasi keluhan konstituennya itu.

“Kita periksa dulu kemudian menjadwalkan kunjungan lapangan bersama dinas terkait. Insyaallah hari Senin,” bebernya.

Yusuf Sarro, anggota DPRD dari Fraksi Nasdem, meminta warga sedikit bersabar sembari menunggu hasil yang dijanjikan Komisi II.

“Persoalan ini tetap berproses, mudah-mudahan secepatnya ada solusi,” tandasnya. (suf) 

Penulis : | Editor :

Related posts