Putra Maros Pimpin Saoraja Institute

Direktur Eksekutif Saoraja Institute, Amul Hikmah Budiman. (FOTO: IST)

MAKASSAR, MM – Saoraja Institute namanya. Lembaga yang akan fokus pada riset, survei, ilmu pengetahuan, serta pengembangan sumber daya manusia.

Bertepatan dengan deklarasinya, Sabtu, 13 Maret 2021, Saoraja Institute juga menggelar webinar. “Perspektif Masyarakat Sulawesi Selatan Terhadap Vaksin Covid-19; Mengapa Merasa Insecure?” menjadi temanya. Hasil survei yang didiskusikan.

Read More

Kabar baiknya untuk Maros, pimpinan atau direktur eksekutif lembaga ini adalah putra Maros. Amul Hikmah Budiman. Salah seorang aktivis pemuda di kabupaten ini.

Amul mengaku bahagia sebab diberi amanah untuk memimpin lembaga yang akan bekerja berdasar data riil. Dia berharap bisa membawa Saoraja Institute berkontribusi besar untuk daerah.

Dia mencontohkan hasil survei Saoraja Institute soal vaksin Covid-19 yang bisa jadi rujukan pemerintah.

“Masih ada 40,7 persen responden cukup takut untuk divaksin dan 11,6 persen sangat takut untuk divaksin di Sulawesi Selatan. Tentu menjadi tantangan bagi pemerintah dalam mengatur kebijakan dan strategi untuk memasifkan edukasi kepada masyarakat,” tutur alumni Pascasarjana Unhas ini.

Pada acara via Zoom Meeting itu, beberapa dewan pembina Saoraja Institute bergabung. Ada Prof Yusran Jusuf, Sapri Pammulu Ph.D, Ilham Paulangi, dan Iwan Majjalekka.

Sedangkan narasumber webinar Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, ahli kesehatan masyarakat Yahya Thamrin Ph.D, sosiolog Unhas Dr Ramli AT, Manajer Produksi Tribun Timur AS Kambie, dan Kabid P2P Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel Dr Nurul M.Kes.

Kegiatan diawali dengan pemaparan selayang pandang tentang Saoraja Institute oleh Iwan Majjalekka.

“Saoraja Institute ke depan akan fokus dalam pengembangan demokratisasi dan isu-isu publik berdasarkan riset, survei, ilmu pengetahuan, serta pengembangan sumber daya manusia”. Iwan menambahkan. (ast) 

Penulis : | Editor :

Related posts