Medan Ekstrem, Tim Evakuasi Bekerja Ekstra Selamatkan Pendaki Asal Maros

Proses evakuasi Fahrul Zainuddin, Senin, 15 Maret 2021. (FOTO: BASARNAS)

GOWA, MM – Evakuasi dua korban jatuh di perlintasan Gunung Lompobattang-Gunung Bawakaraeng, Fahrul Zainuddin dan Iqbal masih terus berlangsung.

Senin, 15 Maret 2021, tim gabungan melanjutkan perjalanan menuju kaki gunung setelah menginap di sekitaran Pos 11. Fahrul alias Pallung yang berasal dari Kabupaten Maros serta Iqbal dibawa dengan tandu.

Read More

Tim gabungan cukup kesulitan untuk melakukan proses evakuasi. Medan terjal, cuaca juga berkabut.

“Proses evakuasi masih berlangsung,” kata Djunaidi, Kepala Kantor Basarnas Sulsel. Senin 15 Maret 2021.

Djunaidi bilang, proses evakuasi akan memakan waktu yang cukup lama. “Kami terus melakukan pemantauan dan memastikan korban selamat sampai di kaki gunung,” ungkapnya.

Tim evakuasi dibagi dan masing-masing siaga di posnya. Evakuasi dilakukan estafet untuk memberi jeda bagi satu tim yang sudah berjalan dari pos sebelumnya. Begitu seterusnya hingga tiba di kaki gunung.

Sementara itu, PMI Kabupaten Maros mengirim satu unit mobil ambulans ke Malakaji. Jika korban sudah tiba, langsung diangkut untuk mendapatkan pertolongan medis lebih lanjut.

Fahrul, Iqbal, dan empat orang rekannya tergabung

Dalam komunitas Ultra Light (UL). Mereka melakukan pendakian sejak Rabu, 10 Maret 2021. Jumat malam dua orang itu terjatuh ke jurang setelah batu tempat duduk untuk istirahat terbawa longsoran. (suf) 

Penulis : | Editor :

Related posts