Dorong Sepeda Motor Berplat Putih, Dua Pemuda Ini Diringkus Polisi

Kapolres Maros, AKBP Musa Tampubolon merilis hasil pengungkapan kasus curanmor, Rabu, 24 Maret 2021. (FOTO: MUHAMMAD YUSUF/MATAMAROS.COM)

MAROS, MM – Wahyu (19 tahun) dan Gilang (19) sudah cukup jauh mendorong sepeda motor Yamaha N-Max warna putih DD 4840 TY itu. Dari Jalan Tanggul Cendana,  Kelurahan Alliritengae, Kecamatan Turikale ke Bulu-bulu, Kecamatan Mandai. Salah satunya mengendari sepeda motor lain dan mendorong kendaraan curian itu dengan kaki.

Rencana mendorong hingga Makassar terhenti di Bulu-bulu. Seorang petugas curiga ada yang mendorong sepeda motor berplat putih (diganti platnya) cukup jauh.

Read More

Keduanya pun dibuntuti. Petugas lalu berupaya menghentikan mereka di sekitar Bulutanae. Saat didekati dan diminta untuk berhenti keduanya langsung kabur. Wahyu yang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy tanpa plat, tancap gas. Sedangkan Gilang meninggalkan sepeda motor yang dicurinya dan lari ke kebun milik warga sekitar.

Setelah keduanya berhasil kabur, polisi terus melakukan penyelidikan hingga akhirnya menemukan kediaman keduanya. Bertetangga di Perumahan Pepabri, Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.

“Setelah personel mendapatkan informasi bahwa mereka tengah berada di rumahnya, langsung dilakukan penangkapan,” kata AKBP Musa Tampubolon, kapolres Maros, Rabu, 24 Maret 2021 di Mapolres Maros.

Dia menceritakan, Gilang yang mengajak Wahyu untuk melakukan pencurian sepeda motor di Kabupaten Maros.

Setelah melihat satu unit motor N-Max warna terparkir di pinggir jalan tanpa pengaman di Jalan Tanggul Cendana, Turikale, keduanya beraksi.

Musa membeberkan bahwa Gilang telah melakukan kasus curanmor sebanyak empat kali dan Wahyu dua kali. Semuanya di Kabupaten Maros dengan tempat berbeda-beda.

“Saat ini barang bukti yang diamankan yakni dua unit sepeda motor masing-masing adalah motor N-Max dan Scoopy,” ungkapnya.

Wahyu dan Gilang kini mendekam ruang tahanan Mapolres Maros untuk proses lebih lanjut. Mereka diancam pasal 363 ayat (1) ke-3 dan ke-5 subs pasal 362 KUHPidana dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. (suf) 

Penulis : | Editor :

Related posts